Jakarta (14/04) — Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati, mendukung Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk menghasilkan riset dan inovasi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin nyata di Indonesia.
Kurniasih menyampaikan bahwa perubahan iklim berpotensi memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Kondisi ini menuntut respons yang tidak hanya adaptif, tetapi juga berbasis pada riset yang aplikatif dan tepat guna.
“Riset dan inovasi harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. Dalam konteks perubahan iklim, hasil riset perlu diarahkan pada ketahanan pangan dengan fenomena perubahan iklim, baik di sektor pertanian dan perikanan. Lalu bagaimana riset lingkungan untuk menghadapi pemanasan global,” papar dia.
Berdasarkan berbagai kajian global, kenaikan suhu rata-rata bumi telah mencapai lebih dari 1°C dibandingkan masa praindustri. Dampaknya juga dirasakan di Indonesia, antara lain melalui pergeseran musim tanam dan meningkatnya kerentanan terhadap kekeringan maupun banjir. Situasi ini menunjukkan pentingnya peran riset dalam menghasilkan inovasi yang mampu membantu masyarakat beradaptasi secara lebih baik.
Ia menilai bahwa hilirisasi riset menjadi kunci penting agar inovasi tidak berhenti pada tahap kajian, tetapi benar-benar hadir sebagai solusi konkret di lapangan. Inovasi seperti pengembangan varietas tanaman tahan perubahan iklim, teknologi pengelolaan air yang efisien, serta energi terbarukan berbasis komunitas perlu terus diperkuat dan diperluas pemanfaatannya.
“Kita ingin ekosistem riset nasional semakin kuat dan terhubung dengan kebutuhan pembangunan menyikapi ‘uncertainty situation’. Dengan dukungan BRIN yang optimal serta kolaborasi lintas sektor, Indonesia memiliki peluang besar untuk menghadirkan solusi inovatif dalam menghadapi perubahan iklim,” tambahnya.
Sebagai mitra kerja, BRIN perlu didorong dalam penguatan ekosistem riset nasional, termasuk sinergi antara BRIN, perguruan tinggi, dan dunia industri agar inovasi yang dihasilkan semakin berdampak luas bagi masyarakat.
“Kolaborasi dan hilirisasi adalah kunci. Dengan itu, riset tidak hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi ketahanan dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Kurniasih.