Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Studium General di Makassar, Meity Dorong Perempuan Percaya Diri di Ruang Publik

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Makassar (12/04) — Modal paling pertama yang mesti dimiliki seorang politisi perempuan adalah kesadaran tentang pentingnya peran mereka di ruang publik. Tanpa kehadiran itu, maka hak-hak perempuan sulit diperjuangkan.

Hal itu diungkap oleh anggota DPR RI dari Komisi XIII, Meity Rahmatia di depan 300-an mahasiswa Kampus Wira Bhakti Makassar pada Sabtu (11/4/2026).

“Keterwakilan perempuan di ruang publik harus bersifat representatif. Perempuan mewakili perempuan. Laki-laki juga bisa memperjuangkan hak-hak perempuan, tetapi dalam banyak hal hanya perempuan yang bisa memahami dengan baik hak-hak perempuan,” jelasnya.

Kesadaran eksistensial perempuan adalah pondasi utama. Selanjutnya, kata Meity, seorang perempuan mesti meningkatkan kapasitas atau kompetensi personalnya, menguasai isu dan kebijakan publik, memiliki kemampuan public speaking yang baik, serta memiliki kemampuan analisis yang dalam.

Tidak hanya itu, lanjutnya, perempuan juga harus memiliki personal branding yang otentik, jejaring dan solidaritas yang luas, serta membangun citra kepemimpinan perempuan yang melayani.

“Jadilah diri sendiri. Tunjukkan sisi humanis serta profesionalitas kerja. Fokus satu bidang dan manfaatkan media digital sebagai ruang interaksi langsung dengan publik dan membangun jejaring sosial,” terangnya.

Presentasi perempuan yang dikenal aktif di sejumlah organisasi sosial itu disimak dengan baik oleh para mahasiswa. Mereka berharap juga bisa mengikuti jejak Meity yang dinilai sukses menjadi anggota DPR RI dan juga pengusaha travel haji dan umrah.

Baca Juga: Apresiasi Kinerja LPSK 2026, Meity Rahmatia Soroti Peningkatan Perlindungan

“Bagi kami yang masih berjuang sebagai mahasiswa, sosok beliau tentu sangat menginspirasi. Butuh perjuangan untuk sampai di tahap itu. Tapi benar yang beliau sampaikan, tidak ada yang mustahil kalau kita berusaha,” ungkap Putri, mahasiswa tingkat akhir jurusan Akuntansi di kampus yang berlokasi di Jalan Andi Pangeran Pettarani itu.

Tak hanya mahasiswa, Meity disambut baik oleh civitas akademika, termasuk Ketua Yayasan Wira Bhakti, Andi Bustaman. Pada pembukaan studium general tersebut, ia menyampaikan langsung apresiasinya.

“Terima kasih atas kehadirannya. Kami berharap kolaborasi seperti ini bisa dikembangkan dalam rangka peningkatan kapasitas mahasiswa di masa depan,” ucapnya.

Sebuah apresiasi yang juga turut diamini oleh Ketua Ikatan Pascasarjana Wira Bhakti, Anwar Faruq, dan para dosen kampus tersebut.