Jakarta (01/03) — Anggota DPR RI Fraksi PKS, Adang Daradjatun, melaksanakan kegiatan serap aspirasi bersama warga Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.
Kegiatan diawali dengan tausiyah dari struktur PKS yang mengingatkan pentingnya meningkatkan kualitas ibadah puasa serta memaksimalkan malam Lailatul Qadar. Dalam kesempatan tersebut juga dilaporkan berbagai program PKS Jakarta Utara selama Ramadhan, antara lain lomba Musabaqah Bacaan Qur’an (MBQ), posko mudik, i’tikaf bersama, serta kegiatan sosial dan penanggulangan bencana di wilayah Tanjung Priok.
Lurah Kelapa Gading Timur memaparkan program pemberdayaan masyarakat seperti dasawisma (Dawis) dan Karang Taruna, serta menyampaikan hasil Musrenbang dengan usulan terbanyak terkait perbaikan infrastruktur jalan, khususnya di kawasan Boulevard Kelapa Gading dan sejumlah titik lainnya yang mengalami kerusakan. Ia menutup dengan slogan, “Kita Pasti Bisa.”
Dari unsur keamanan, Kanit Intelkam Polsek Kelapa Gading mengajak masyarakat menjaga kondusivitas wilayah, mengantisipasi tawuran dan pencurian, serta memastikan keamanan rumah saat mudik dengan memeriksa instalasi listrik sebelum ditinggalkan. Orang tua juga diimbau membatasi anak-anak keluar malam selama Ramadhan.
Babinsa menegaskan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Menjelang Lebaran, potensi kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor perlu diantisipasi. Posko anti-tawuran juga telah disiapkan sebagai langkah preventif.
Ketua Generasi Anti Narkoba (GANN) mengingatkan bahwa pintu utama penyalahgunaan narkoba berawal dari keluarga dan lingkungan. Momentum Ramadhan harus menjadi penguatan pembinaan dan pengawasan terhadap anak-anak.
Menanggapi aspirasi tersebut, Adang Daradjatun menyampaikan peran Komisi III DPR RI dalam penyelesaian KUHP dan KUHAP, termasuk pentingnya pendampingan advokat atau keluarga dalam proses pemeriksaan serta penerapan restorative justice untuk menyelesaikan persoalan ringan di tingkat RT/RW.
“Masalah kecil selesaikan di lingkungan. Jangan semua dibawa ke ranah hukum. Perkuat musyawarah di RT dan RW,” tegas Adang.
Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, Adang juga menitipkan pesan agar orang tua tidak membiarkan anak-anak melakukan trek-trekan pada malam hari serta memastikan keamanan rumah sebelum mudik, termasuk mematikan kompor dan sumber api.
Kegiatan ditutup dengan semangat kebersamaan.
Adang menyapa, “Hey emak-emak!”
Warga menjawab, “Hey!”
Adang melanjutkan, “Tiga kata!”
Serentak warga menjawab, “Kita Pasti Bisa!”
Serap aspirasi ini menjadi momentum memperkuat ketahanan sosial masyarakat Kelapa Gading Timur dalam menyambut Ramadhan dan Idul Fitri.