Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Reni Astuti: Generasi Muda Harus Mampu Jadi Pemimpin Lebih Baik di Masa Depan

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Surabaya (27/02) — Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Pemilihan Jawa Timur I (Surabaya–Sidoarjo), Reni Astuti, menyatakan keyakinannya bahwa generasi muda Indonesia memiliki kapasitas untuk menjadi pemimpin yang lebih baik dari generasi sebelumnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Reni dalam kegiatan Leadership Talks 2026 yang diselenggarakan oleh Rumah Kepemimpinan Indonesia pada Minggu (22/02/2026).

Dalam paparannya, Reni menekankan pentingnya generasi muda memahami realitas dan tantangan yang mereka hadapi saat ini.

Ia menyoroti sejumlah indikator yang masih menjadi pekerjaan rumah nasional, di antaranya Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi yang masih berada di kisaran 32 persen, persoalan kesehatan mental yang semakin mengkhawatirkan, serta kondisi kesehatan jasmani yang turut mengalami penurunan.

“Generasi muda harus jujur melihat realitas. Kita masih menghadapi tantangan dalam akses pendidikan tinggi, kesehatan mental yang belum stabil, serta pola hidup yang kurang sehat,” ujarnya.

Menurut Reni, kesadaran terhadap tantangan tersebut harus diiringi dengan komitmen kuat untuk melakukan perubahan.

Ia mendorong generasi muda untuk terus belajar dan meningkatkan keterampilan, memperkuat kapasitas diri, serta menerapkan pola hidup dan pola makan sehat sebagai investasi jangka panjang.

“Belajar tidak boleh berhenti. Keterampilan harus terus diasah, dan kesehatan fisik maupun mental harus dijaga. Itu adalah modal utama kepemimpinan masa depan,” tegasnya.

Reni optimistis, apabila generasi muda mampu menjawab tantangan tersebut dengan kesungguhan dan disiplin, maka visi Indonesia Emas 2045 akan ditopang oleh sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Indonesia Emas 2045 membutuhkan stok generasi muda yang siap memimpin dan memberikan kontribusi maksimal bagi bangsa,” pungkasnya.