Makassar (27/02) — Memanfaatkan momentum Bulan Suci Ramadan, anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Meity Rahmatia, menggelar acara buka bersama dan doa bersama untuk Palestina di Makassar, Kamis (26/02/2026). Kegiatan yang dihadiri sebanyak 500 orang ini mengusung tajuk “Tebarkan Kebahagiaan dan Tingkatkan Persaudaraan di Bulan Suci Ramadan”.
Meity yang merupakan anggota Komisi XIII DPR RI mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang digelar oleh keluarganya dan berkolaborasi dengan PT Meida Wisata sebagai ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan dengan para mitra dan masyarakat.
Namun kali ini, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama di bulan suci, acara ini juga mengusung tema yang mengingatkan pada rakyat Palestina yang sedang menghadapi krisis kemanusiaan yang sangat serius.
Ia menjelaskan bahwa situasi di Palestina sudah sangat memprihatinkan dan tidak dapat disembunyikan lagi. Gencatan senjata yang terus berlangsung belum membawa solusi yang berarti bagi masyarakat Palestina.
“Dampaknya sangat terasa, terutama pada anak-anak yang mengalami kelaparan dan kekurangan gizi. Tak hanya itu, banyak janda dan anak-anak yang kehilangan orang tua akibat konflik yang berkepanjangan,” ungkapnya saat sambutan di depan peserta buka puasa dan doa bersama yang digelar di salah satu hotel di Makassar tersebut.
Meity yang juga dikenal sebagai pemilik perusahaan travel haji dan umrah Meida Wisata menegaskan bahwa fenomena ini sangat menyedihkan dan seharusnya menjadi perhatian serius umat Islam di seluruh dunia. “Melalui acara ini kami berusaha menggugah kepedulian umat Islam terhadap kondisi Palestina, terutama di bulan Ramadan yang merupakan bulan penuh berkah,” imbuhnya.
Di bulan Ramadan ini, kata Meity, selain untuk meningkatkan kualitas iman dan mempererat hubungan persaudaraan antar sesama umat Islam, kepekaan terhadap sesama umat Muslim sangat penting.
“Umat Islam harus saling mendukung karena mereka adalah satu tubuh yang tidak dapat dipisahkan. Rasa persaudaraan yang kuat antar umat Islam sangat penting, terutama dalam situasi yang sulit seperti yang dialami oleh masyarakat Palestina,” ujarnya.
Apa yang disampaikan Meity turut dikuatkan Direktur PT Meida Wisata, Abdul Samad Hamid. Ia mengatakan pentingnya empati yang lebih besar kepada rakyat Palestina dengan meningkatkan doa dan memberikan dukungan materi.
“Apa yang terjadi di Palestina merupakan bentuk ujian bagi seluruh umat Islam. Apakah ajaran tentang persaudaraan Islam yang disebutkan di dalam berbagai dalil bisa dipraktikkan atau tidak. Rakyat Palestina, terutama di Gaza, telah menunjukkan keteguhannya menghadapi cobaan yang berat ini. Kondisi di Gaza sangat kritis. Semoga kita menunjukkan kepedulian pula,” terangnya saat mendapat giliran menyampaikan sambutannya.
Dalam pidato tambahannya, Abdul Samad juga menekankan bahwa bulan Ramadan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas iman dan memberikan manfaat bagi orang lain. Ia berharap acara ini dapat menjadi inspirasi bagi umat Islam untuk terus berbagi kebahagiaan dan mendukung perjuangan saudara-saudara mereka yang berada dalam kesulitan, khususnya di Palestina.
“Dalam setiap doa yang dipanjatkan, ada harapan agar situasi di Palestina segera membaik dan perdamaian dapat tercapai. Doa-doa ini adalah bagian dari upaya umat Islam untuk memperjuangkan keadilan dan kemanusiaan, serta menunjukkan bahwa mereka tidak akan pernah melupakan penderitaan saudara-saudara mereka di Palestina,” jelasnya.
Sebagai acara inti, usai sambutan Meity dan suaminya, para peserta kemudian menggelar doa bersama. Mereka terlihat antusias dan khusyuk. Hera (35), peserta dari Kabupaten Gowa, mengaku merasakan kesedihan yang dalam saat mengikuti kegiatan doa tersebut. “Saya cukup terbawa suasana. Saya membayangkan bagaimana kondisi saudara-saudara kita di Gaza. Anak-anak yang harus bertahan hidup di pengungsian yang jauh dari kata layak,” ungkapnya.
Hera kemudian menyampaikan apresiasinya kepada Meity sebagai anggota DPR RI maupun sebagai pemilik usaha travel haji dan umrah Meida Wisata. “Acara seperti ini sangat berarti, termasuk bagi saya untuk meningkatkan rasa peduli kepada sesama,” pungkasnya.