Jakarta (18/02) — Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba, menyambut positif peluncuran program MASAMO (Masak Sehat Aman Modern).
Inisiatif ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mengintegrasikan standar gizi nasional dengan pemberdayaan sektor UMKM di seluruh pelosok Indonesia.
Program MASAMO yang digagas untuk meningkatkan kompetensi juru masak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ini menjadi kunci keberhasilan program nasional Makan Bergizi Gratis. Fokus utamanya adalah memastikan standar kebersihan, keamanan pangan, dan kandungan gizi tetap terjaga secara profesional.
Izzuddin Alqassam Kasuba menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan pusat dengan potensi industri di daerah. Menurutnya, program ini tidak hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga tentang bagaimana menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui penggunaan bahan baku lokal.
“Program MASAMO ini adalah jembatan. Kita ingin memastikan bahwa kebutuhan perlengkapan dapur dan bahan pangan untuk program nasional ini melibatkan UMKM lokal secara maksimal. Ini adalah momentum bagi industri rumah tangga untuk naik kelas,” ujar Alqassam dalam keterangannya di Kompleks Parlemen, Jakarta.
Sebagai legislator yang juga mewakili aspirasi masyarakat Maluku Utara, Alqassam melihat potensi besar daerah dalam mendukung rantai pasok pangan nasional. Ia mendorong agar pelatihan intensif dalam program ini mampu melahirkan tenaga ahli kuliner yang kompeten di setiap provinsi.
“Kita punya kekayaan bahan baku yang luar biasa. Jika dikelola dengan standar MASAMO, kualitas sajian makanan bagi jutaan penerima manfaat akan terjaga secara konsisten dan profesional. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan tangguh,” tambahnya.