Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Aher Sambut Positif Pemulihan Layanan Kesehatan dan Pendidikan Pascabencana Sumatera

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (09/02) — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melaporkan bahwa layanan kesehatan dan pendidikan di wilayah terdampak bencana di Sumatera telah pulih sepenuhnya. Seluruh rumah sakit umum daerah yang sempat berhenti beroperasi kini kembali berjalan normal. Sebanyak 865 puskesmas juga telah beroperasi, meski dua unit masih menggunakan lokasi sementara.

Di sektor pendidikan, kegiatan belajar mengajar telah mencapai 100 persen, walaupun sebagian kecil siswa masih menempati ruang kelas darurat. Infrastruktur dasar seperti listrik dan akses internet dinyatakan stabil di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pemerintah juga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) serta aktivitas ekonomi di pasar-pasar lokal kembali berjalan lancar. Meski demikian, perbaikan jalan dan jembatan permanen masih menjadi fokus perhatian lanjutan untuk mendukung mobilitas jangka panjang masyarakat setempat.

Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Ahmad Heryawan, menyambut positif laporan Kementerian Dalam Negeri yang menyatakan bahwa layanan kesehatan dan pendidikan di wilayah terdampak bencana di Sumatera telah pulih sepenuhnya. Pemulihan layanan dasar ini dinilai sebagai indikator penting keberhasilan penanganan pascabencana, sekaligus bukti kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat.

“Pemulihan layanan kesehatan dan pendidikan adalah prioritas utama pascabencana. Laporan Kemendagri ini menunjukkan kerja serius pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan pelayanan publik kembali berjalan normal,” ujar Aher saat diwawancarai awak media.

Lebih lanjut, mantan Gubernur Jawa Barat dua periode ini menjelaskan bahwa berdasarkan laporan Kemendagri, seluruh rumah sakit umum daerah yang sebelumnya sempat menghentikan operasional kini telah kembali berfungsi secara normal. Selain itu, sebanyak 865 puskesmas di wilayah terdampak juga telah beroperasi, meskipun dua unit masih menggunakan lokasi sementara sambil menunggu penyelesaian fasilitas permanen.

Di sektor pendidikan, capaian pemulihan kegiatan belajar mengajar telah mencapai 100 persen. Meski demikian, masih terdapat sebagian kecil siswa yang menjalani pembelajaran di ruang kelas darurat akibat kerusakan bangunan sekolah.

“Inilah bukti bahwa pemulihan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan masa depan generasi muda,” ujar Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI tersebut.

Terakhir, Anggota Fraksi PKS DPR RI Periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan Jawa Barat II menyampaikan bahwa infrastruktur dasar seperti pasokan listrik dan akses internet di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah dinyatakan stabil. Pemerintah juga memastikan ketersediaan BBM serta aktivitas ekonomi di pasar-pasar lokal kembali berjalan lancar.

Adapun pekerjaan rumah yang masih tersisa terutama terkait perbaikan jalan dan pembangunan jembatan permanen yang rusak akibat bencana. Infrastruktur tersebut dinilai sangat penting untuk mendukung mobilitas jangka panjang masyarakat serta keberlanjutan pemulihan ekonomi daerah.

“Perbaikan permanen jalan dan jembatan harus menjadi fokus lanjutan. Infrastruktur yang kuat akan memastikan masyarakat benar-benar pulih dan lebih siap menghadapi risiko bencana ke depan. Kita berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar pemulihan pascabencana berjalan menyeluruh, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi masyarakat terdampak,” tutup Aher.