Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Aher Dukung Otorita IKN Terapkan Smart Metering Energi di Rusun ASN

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (01/02) – Otorita Ibu Kota Nusantara menerapkan pengukuran energi berbasis digital atau smart metering pada seluruh rumah susun Aparatur Sipil Negara (ASN) guna mendukung ekosistem smart IKN. Teknologi ini memungkinkan penghuni memantau pemakaian listrik dan air secara real time melalui sensor digital untuk mendorong efisiensi sumber daya.

Sistem ini secara otomatis mengirimkan data konsumsi bulanan dalam kategori hemat, wajar, atau boros kepada penghuni melalui WhatsApp dan email. Deputi Agung Indrajit (22/1/2026) menjelaskan bahwa smart metering bertujuan membentuk perilaku masyarakat yang cerdas, bertanggung jawab, dan bijak dalam pemanfaatan energi. Penerapan teknologi ini merupakan komitmen IKN dalam mengintegrasikan infrastruktur digital dengan keberlanjutan lingkungan sebagai fondasi kota masa depan yang adaptif.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Ahmad Heryawan, menyatakan dukungannya terhadap langkah Otorita Ibu Kota Nusantara dalam menerapkan pengukuran energi berbasis digital pada seluruh rumah susun ASN di kawasan IKN. Penerapan smart metering dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem smart city sekaligus mendorong efisiensi dan transparansi dalam pemanfaatan sumber daya energi.

“Smart metering memungkinkan penghuni rusun ASN memantau penggunaan listrik dan air secara real time melalui sensor digital. Ini bukan sekadar teknologi, tetapi instrumen edukatif untuk membangun kesadaran efisiensi energi,” ungkap Aher saat diwawancarai awak media di Kompleks Parlemen DPR RI, Jakarta.

Lebih jauh, Aher menekankan bahwa smart metering tidak hanya berorientasi pada penghematan biaya, tetapi juga bertujuan membentuk perilaku masyarakat yang cerdas, bertanggung jawab, dan bijak dalam menggunakan energi dan air. Melalui sistem ini, data konsumsi energi bulanan akan secara otomatis dikirimkan kepada penghuni dalam kategori hemat, wajar, atau boros melalui kanal digital seperti WhatsApp dan email. Skema ini dinilai efektif untuk mendorong perubahan perilaku berbasis data yang mudah dipahami oleh masyarakat.

“IKN harus menjadi contoh kota masa depan yang tidak hanya modern secara fisik, tetapi juga matang secara perilaku warganya dalam menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Terakhir, anggota Fraksi PKS DPR RI periode 2024–2029 dari daerah pemilihan Jawa Barat II ini menilai bahwa penerapan teknologi smart metering mencerminkan komitmen Otorita IKN dalam mengintegrasikan infrastruktur digital dengan prinsip keberlanjutan lingkungan. Integrasi tersebut menjadi fondasi penting bagi pembangunan kota masa depan yang adaptif, efisien, dan ramah lingkungan.

“Kita berharap kebijakan ini dapat diimplementasikan secara konsisten dan menjadi model nasional dalam pengelolaan energi perkotaan berbasis teknologi digital,” tutup Aher.