Majalengka (26/01) — Anggota DPR RI dari Dapil Jawa Barat IX, Ateng Sutisna, melaksanakan kunjungan daerah pemilihan (Kundapil) di Kabupaten Majalengka dengan melakukan pembinaan kepada calon Asisten Lapangan (Aslap) dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) se-Kabupaten Majalengka. Kegiatan berlangsung di Cafe Garasi 66 Majalengka, Sabtu (24/1/2026).
Pembinaan ini diikuti oleh Koordinator Kecamatan (Korcam) kader PKS dari seluruh kecamatan di Kabupaten Majalengka, serta dihadiri Ketua dan Sekretaris Umum DPD PKS Majalengka, Kordapil PKS Majalengka, dan jajaran struktural partai.
Ateng menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang utuh mengenai tugas pokok dan fungsi Aslap dalam hierarki operasional dapur MBG. Menurutnya, Aslap memegang peran strategis sebagai penghubung antara kebijakan program dan pelaksanaan teknis di lapangan.
“Program strategis nasional seperti MBG membutuhkan sumber daya manusia yang memahami perannya secara jelas. Aslap bukan sekadar pelaksana teknis, tetapi bagian penting dari sistem pengendalian dan kelancaran operasional dapur,” ujar Ateng.
Dalam kegiatan tersebut, Ateng juga menyosialisasikan Juknis terbaru Badan Gizi Nasional (BGN) terkait Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diterbitkan pada 29 Desember 2025. Sosialisasi ini dimaksudkan agar calon Aslap memahami pembaruan kebijakan dan standar operasional yang menjadi acuan pelaksanaan program MBG ke depan.
Selain itu, Ateng menekankan pentingnya dukungan Korcam dan struktur DPD PKS Kabupaten Majalengka dalam menyukseskan Program Strategis Nasional MBG. Ia menilai, peran kader di tingkat kecamatan sangat menentukan efektivitas koordinasi, komunikasi, dan pengawasan program di lapangan.
Kegiatan ini juga menjadi ruang penyerapan aspirasi para calon Aslap dapur MBG, khususnya terkait tantangan di lapangan dan kebutuhan peningkatan kapasitas agar kinerja dapur MBG dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Aspirasi dari calon Aslap ini penting sebagai bahan perbaikan kebijakan. Program MBG harus dibangun dari realitas lapangan, bukan hanya dari meja perencanaan,” tegasnya.
Melalui pembinaan ini, Ateng berharap pelaksanaan MBG di Kabupaten Majalengka dapat berjalan lebih tertata, profesional, dan berorientasi pada kualitas layanan gizi bagi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai penerima manfaat utama program.