Subang (21/01) — Anggota DPR RI dari Dapil Jawa Barat IX (Sumedang, Majalengka, Subang), Ateng Sutisna, mendukung pelaksanaan pelatihan sumber daya manusia (SDM) bidang pertanian, peternakan, dan perikanan yang diselenggarakan Rumah Petani Nelayan Nusantara (RPNN) Kabupaten Subang bagi anggotanya se-Kabupaten Subang.
Kegiatan pelatihan tersebut digelar di RM Bale Desa Subang dan menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas petani, peternak, dan nelayan agar lebih adaptif terhadap tantangan sektor pangan dan perikanan ke depan, baik dari sisi produktivitas, keberlanjutan, maupun daya saing.
“Ateng menilai peningkatan kualitas SDM menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan dan memperkuat ekonomi masyarakat desa, khususnya di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan yang menjadi tulang punggung Kabupaten Subang,” ujar salah satu panitia kegiatan.
Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Wakil Bupati Subang, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Subang, serta Sekretaris RPNN Pusat, yang juga merupakan tenaga ahli Anggota Komisi IV DPR RI. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan wakil rakyat dalam mendorong pembangunan sektor pangan.
Dukungan Ateng Sutisna terhadap kegiatan ini diwujudkan melalui pemanfaatan kegiatan kunjungan daerah pemilihan (kundapil) satu titik di Kabupaten Subang, yang diarahkan untuk mendukung langsung pelatihan peningkatan kapasitas SDM tersebut. Langkah ini dinilai sebagai bentuk keberpihakan nyata terhadap penguatan masyarakat akar rumput.
Menurut Ateng, pelatihan seperti ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi proses berkelanjutan yang mampu meningkatkan keterampilan teknis, manajemen usaha, serta pemahaman petani dan nelayan terhadap tantangan zaman, termasuk perubahan iklim dan dinamika pasar.
“Petani, peternak, dan nelayan harus ditempatkan sebagai subjek pembangunan. Dengan SDM yang kuat, mereka tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu naik kelas dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” pungkasnya.