Jakarta (15/01) — Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abdul Hadi, menegaskan peran strategis desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional dalam momentum Hari Desa Nasional yang diperingati setiap 15 Januari.
Menurut Abdul Hadi, desa bukan sekadar entitas administratif, melainkan garda terdepan dalam pelayanan pemerintahan sekaligus penggerak utama pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Desa adalah garda terdepan dalam pembangunan bangsa dan negara,” ujar Abdul Hadi dalam pernyataannya, Kamis (15/01).
Sebagai mitra kerja Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Komisi V DPR RI, kata Abdul Hadi, terus mendorong penguatan peran desa agar mampu menjalankan fungsinya secara optimal dalam melayani masyarakat.
“Desa merupakan ujung tombak dalam pelayanan pemerintahan kita,” tegasnya.
Lebih lanjut, Abdul Hadi menekankan bahwa desa memiliki kontribusi besar dalam menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat ketahanan nasional di berbagai sektor strategis.
“Desa menjadi penggerak ekonomi lokal kita. Ia memperkuat ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan air kita,” jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, daerah, maupun masyarakat, untuk terus memperkuat kolaborasi dengan desa sebagai bagian dari upaya mewujudkan tujuan nasional.
“Semua unsur, mari kita berkolaborasi dan bekerja sama dengan desa untuk mewujudkan tujuan nasional kita,” pungkas Abdul Hadi.
Peringatan Hari Desa Nasional, menurutnya, harus menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam membangun desa yang mandiri, maju, dan berdaya saing demi Indonesia yang lebih sejahtera.