Kuningan (28/12) — Keluarga merupakan bagian fundamental dalam masyarakat, serta memiliki peran penting dalam agama maupun kehidupan bernegara. Keluarga yang baik mencerminkan masyarakat yang baik, dan masyarakat yang baik menjadi syarat terbentuknya negara yang kuat.
Anggota MPR RI dari Fraksi PKS, Surahman Hidayat, menyampaikan hal tersebut saat berbicara dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Kuningan, 18 Desember 2025.
Menurut legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat X ini, keluarga yang baik juga mencerminkan nilai-nilai agama yang dipahami dan diamalkan secara nyata. Agama menegaskan kewajiban suami untuk menjadi teladan bagi istri dan anak-anaknya, mengajarkan istri untuk mendidik dengan penuh kasih sayang, serta menanamkan kepada anak sikap hormat dan santun kepada orang tua.
“Keluarga adalah benteng pertama dan terdepan bagi anak dalam menangkal berbagai nilai dan pola hidup yang masuk seiring pesatnya perkembangan informasi dan teknologi. Keluarga merupakan lembaga pertama dan utama dalam pendidikan anak. Peranan keluarga memiliki potensi yang sangat besar bagi tumbuh kembang anak,” ujar Surahman.
Ia menambahkan, “Anak ibarat kertas putih yang polos dan bersih, belum memiliki bentuk yang tetap. Oleh karena itu, keluargalah yang pertama dan utama dalam membentuk karakter seorang anak.”
Menurut Surahman, untuk mewujudkan keluarga sebagai anugerah terindah, diperlukan pula peran negara. Negara harus hadir memastikan orang tua dapat menjalankan perannya dengan baik. Sosok ayah dan ibu perlu memiliki waktu yang cukup untuk mendampingi pertumbuhan anak, serta dibekali pengetahuan yang memadai dalam membimbing putra-putrinya.