Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Dari Bekasi, Legislator PKS Tekankan Kepedulian Sosial di Tengah Bencana

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Bekasi (21/12) — Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI dilaksanakan di GOR Futsal Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, pada 9 Desember 2025. Kegiatan ini dihadiri sekitar 150 tokoh masyarakat dan warga setempat sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai kebangsaan.

“Empat Pilar Kebangsaan harus hidup dalam empati sosial, termasuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa banjir bandang di Sumatera dan wilayah sekitarnya,” ujar Jalal Abdul Nasir, anggota MPR RI sekaligus narasumber dalam kegiatan tersebut.

Sosialisasi ini diselenggarakan berdasarkan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang menugaskan MPR RI untuk memasyarakatkan Empat Pilar Kebangsaan sebagai fondasi kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat secara berkelanjutan.

“Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar konsep, tetapi pedoman sikap yang mendorong solidaritas, toleransi, dan persatuan, terutama di tengah musibah,” lanjutnya dengan nada ajakan yang menyejukkan.

Melalui pendekatan dialogis, pemahaman kebangsaan diharapkan semakin menguat, sekaligus menumbuhkan karakter warga yang berkonstitusi, berjiwa nasionalis, serta menghargai keberagaman sebagai perekat persatuan bangsa.

“Kita perlu merawat persatuan dengan cara-cara yang santun, mencegah gesekan sosial, serta memperkuat kepedulian bersama agar tidak terjadi disintegrasi,” tuturnya, seraya mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap paham ekstrem.

Komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia diteguhkan melalui dorongan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan, pengawasan demokrasi, serta penguatan kehidupan politik yang sehat dengan mengedepankan musyawarah dan kepentingan bersama.

“Semangat Empat Pilar mengajarkan kita untuk hadir bagi sesama, saling menguatkan, dan menjaga keutuhan bangsa dalam bingkai konstitusi,” pungkasnya, menutup rangkaian sosialisasi dengan pesan empati dan persatuan.