Ciamis (20/12) — Anggota MPR RI dari Fraksi PKS, Surahman Hidayat, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di hadapan para petani di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada 15 Desember 2025.
Surahman menegaskan bahwa sosialisasi Empat Pilar MPR RI memiliki arti strategis bagi para petani yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus pilar utama pembangunan bangsa. Empat pilar tersebut meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Menurutnya, peran petani tidak hanya terbatas pada pemenuhan kebutuhan pangan nasional, tetapi juga berkontribusi besar dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi bangsa. Oleh karena itu, pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan menjadi bekal penting agar para petani semakin berdaya, berdaulat, serta terlindungi hak-haknya sebagai warga negara.
Surahman menjelaskan bahwa nilai-nilai Pancasila menjadi landasan gotong royong, keadilan sosial, dan kerja bersama yang telah lama hidup dalam masyarakat desa. Selain itu, pemahaman terhadap UUD 1945 penting bagi petani agar mengetahui hak atas pekerjaan yang layak, pengelolaan sumber daya alam yang adil, serta kewajiban negara dalam memberikan perlindungan kepada petani. Komitmen terhadap NKRI juga perlu terus diperkuat, mengingat sektor pertanian merupakan bagian penting dari kedaulatan dan ketahanan nasional. Di sisi lain, semangat Bhinneka Tunggal Ika harus dijaga agar persatuan dan kerukunan antarpetani tetap terpelihara di tengah perbedaan latar belakang suku dan budaya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Surahman berharap para petani tidak hanya diposisikan sebagai pelaku ekonomi, tetapi juga sebagai subjek pembangunan yang memahami peran strategisnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pendekatan yang digunakan dalam sosialisasi dilakukan secara dialogis dan kontekstual, menyesuaikan dengan kondisi lapangan serta kebutuhan masyarakat tani.
Ia menambahkan bahwa penguatan nilai-nilai kebangsaan melalui Empat Pilar MPR RI akan mendorong petani menjadi lebih mandiri, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan global, termasuk perubahan iklim, fluktuasi harga, dan dinamika pasar.
Surahman menegaskan komitmennya untuk terus melakukan sosialisasi Empat Pilar MPR RI sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di seluruh Indonesia.