Gowa (08/12) — Dalam tiga hari masa kunjungan ke daerah pemilihannya di Sulawesi Selatan, legislator nasional, Dr Hj Meity Rahmatia juga memanfaatkan pertemuan petani di Malino, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (07/12/2025).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Sulsel itu duduk di Komisi XIII DPR RI yang dibentuk bersama Kementerian Hukum, Hak Asasi Manusia, Lembaga Pemasyarakatan dan Imigrasi, Kesekretariatan dan beberapa lembaga negara lainnya. Namun, dalam upaya mendukung kegiatan pertanian masyarakat di sebagian wilayah pemilihannya yang mayoritas petani, Meity juga memberikan bantuan alat pertanian berupa sprayer elektrik.
Ia berharap alat semprot tersebut memudahkan petani dan meningkatkan hasil pertanian sayuran di Malino, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.
“Pemberian ke Petani ini, semata-mata untuk mendukung usaha pertanian rakyat di Kecamatan Tinggi Moncong yang merupakan Dapil saya pada pemilu legislatif 2024 kemarin,” imbuhnya.
Pertemuan dengan petani ini dilakukan Meity di sela-sela resesnya ke Rutan Kelas I Malino yang menjadi bidangnya di Komisi XIII. Alat ini sebagian kemudian disalurkan ke petani di acara rapat kerja daerah PKS Kabupaten Gowa yang digelar di Kota Malino.
Daeng Sibali, petani dari daerah itu mengaku sangat senang dengan perhatian yang diberikan langsung Meity pada mereka. Menurutnya, alat semprot elektrik benar-benar dibutuhkan petani di Malino dan tepat sasaran.
“Memasuki musim hujan ini, sebagian besar petani sudah menanam sayuran dan memasuki masa perawatan. Jadi tidak hanya tepa sasaran ke petani, tapi juga sangat tepat waktunya. Tepat di saat kami benar-benar butuh,” jelasnya.
Hal yang sama juga menjelaskan petani lainnya. Seorang ibu-ibu. Ia tak mengungkap identitasnya, namun usai kegiatan pembagian alat pertanian tersebut, dengan mata yang berkaca-kaca ia mengucap rasa terima kasih yang dalam ke Meity Rahmatia. Bahkan karena senang, sang ibu langsung meluapkan kebahagiannya dengan memeluk salah satu peserta lainnya.
“Saya sangat bersyukur. Saya sebenarnya sudah beberapa hari ini berpikir keras, alat semprot di rumah baru-baru ini rusak. Sementara sayuran di kebun sudah masuk masa penyemrotan untuk mencegah hama. Alhamdulillah, tidak disangka-sangka, doa saya terkabul karena langsung dapat penggantinya hari ini,”ungkapnya .
“Itu permintaan dari petani, meski tidak bisa memenuhi semuanya, saya mencoba menyanggupi yang terjangkau dan benar-benar dibutuhkan saja.Yah…, tak ada salahnya kebutuhan seperti ini diusahakan karena mereka yang memilih saya sehingga bisa ke Senayan. Tetapi bidang saya di Komisi XIII kodong , saya perlu menjelaskan hal ini ke rakyat di DPR RI saat ini. Mitra saya di parlemen adalah kementerian, badan-badan negara, dan beberapa lembaga negara lainnya. Adami itu yang berbicara , kehadiran Bu Dewan di daerahta , belum dirasakan sejak terpilih ini. Padahal, saya memang lebih banyak bertemu dan melakukan pengawasan ke survei dan badan-badan, menyerap aspirasi dan reses ke lembaga pemasyarakatan dan rumah siswa.”
Tugas saya di sana termasuk memastikan hak-hak mereka secara kemanusiaan terpenuhi sebagai warga negara, meski berstatus napi dan tahanan,” terangya kepada sejumlah media awak yang membahasnya setelah acara berlangsung.
Menutup keterangannya, Meity mengungkap harapannya agar bisa selalu terhubung dengan konstituennya, masyarakat pemilihnya di Sulsel 1 pada pemilu legislatif 2024. “Bukan semata-mata karena kepentingan politik, tapi untuk memastikan peran dan tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat benar-benar merasakan dampaknya,” pungkasnya.