Jakarta (04/11) — Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Achmad Ru’yat, mengajak para lulusan baru (fresh graduate) untuk memanfaatkan Program Pemagangan Nasional yang digagas oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) sebagai jembatan menuju dunia kerja.
Hal ini disampaikan Achmad Ru’yat dalam PKS Legislative Report, menjelang Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang DPR RI, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/11).
“Saya informasikan bagi para sarjana yang baru diwisuda pada periode 1 November 2024 sampai 31 Oktober 2025, Kementerian Ketenagakerjaan memiliki program pemagangan nasional. Silakan mendaftar melalui website Kemenaker,” ujar Ru’yat.
Menurutnya, program tersebut memberikan kesempatan bagi para lulusan baru untuk menambah pengalaman dan keterampilan kerja sebelum benar-benar terjun ke dunia profesional.
“Peserta nanti akan magang di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas atau di lembaga dan perusahaan lainnya. Dari Kemenaker akan diberikan upah setara UMK serta BPJS Ketenagakerjaan selama enam bulan,” jelasnya.
Achmad Ru’yat menilai, program ini merupakan langkah positif pemerintah dalam membantu transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja yang sesungguhnya, sekaligus menekan angka pengangguran terbuka di kalangan sarjana.
“Ini adalah bentuk afirmasi pemerintah untuk membantu proses transisi bagi para fresh graduate. Kami berharap program ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin,” tegasnya.
Anggota DPR RI asal Jawa Barat V ini juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi muda yang terampil dan siap kerja.
“Kami di Komisi IX akan terus mendorong agar program seperti ini diperluas dan diawasi pelaksanaannya agar tepat sasaran, transparan, dan benar-benar memberi manfaat bagi pencari kerja muda,” pungkasnya.