Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Dorong Ekonomi Lokal, Saadiah Uluputty Kunjungi Kelompok Usaha Tani “Hatay” Hualoy, Soroti Potensi Pembibitan Cengkeh Hutan Unggulan

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Seram Bagian Barat (17/10) — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Saadiah Uluputty, S.T., bersama Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) melakukan kunjungan kerja ke Desa Hualoy, Kecamatan Amalatu, untuk meninjau langsung Kelompok Usaha Tani “Hatay” yang fokus pada pembibitan cengkeh hutan unggulan. Kunjungan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) SBB, Camat Amalatu, tokoh masyarakat, dan para petani.

Dalam sambutannya, Ibu Saadiah Uluputty menyampaikan apresiasi tinggi kepada para petani, khususnya ibu-ibu, yang telah memprakarsai usaha pembibitan cengkeh hutan ini sebagai bagian dari UMKM sektor pertanian.

“Ini disatu sisi kami memberikan apresiasi kepada petani yang sudah memprakarsai. Artinya kita semua sadar bahwa Maluku ini sebagai salah satu pusat sentra tanaman perkebunan dalam hal ini cengkeh, cengkeh hutan yang sekarang menjadi salah satu primadona untuk dijadikan sebagai salah satu komoditi penyumbang tanaman produktif untuk meningkatkan perekonomian dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Ibu Saadiah.

Beliau menyoroti bahwa cengkeh hutan unggulan yang dibibitkan di Hualoy dan desa-desa sekitarnya di Kecamatan Amalatu, seperti Latu dan Rumahkai, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pembenihan di tingkat nasional.

“Pada saat perjalanan kesini banyak sekali blok-blok penghasil. Ini menjadi salah satu benih-benih unggul yang memang harus menjadi pusat pembenihan di tingkat nasional,” tambahnya.

Saadiah Uluputty juga menegaskan perlunya peran aktif dari Balai Besar Perkebunan dan Pembenihan untuk membantu Kelompok Usaha Tani “Hatay” dalam menghubungkan usahanya dengan pasar. Hal ini penting agar bibit cengkeh hutan unggulan dapat terserap baik oleh sektor riil, termasuk pengadaan bibit untuk program pemerintah daerah maupun pengembangan ke daerah lain, baik di internal provinsi Maluku maupun luar daerah, serta transaksi langsung antar masyarakat.

“Tentu jika kita bicara analisa ekonomi dan bicara untung rugi tentu masyarakat mengharapkan ada keuntungan. Jadi tidak sekadar simbol bahwa dia ini tersedia sebagai penyedia saja tetapi juga dia bisa mendapatkan keuntungan, mendapatkan pendapatan mulai dari penyediaan bibit sampai hasil-hasil yang sudah ditanam,” tegasnya, menekankan pentingnya pendampingan pemerintah agar usaha ini memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi petani.

Di akhir kunjungan, sebagai bentuk dukungan nyata, Ibu Saadiah Uluputty turut memberikan bantuan kepada para petani Kelompok Usaha Tani “Hatay” untuk memenuhi kebutuhan mereka akan *polybag* yang sangat diperlukan untuk anakan cengkeh. Bantuan ini diharapkan dapat memperlancar dan meningkatkan kapasitas produksi pembibitan di Hualoy.