Jakarta (15/10) — Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah, menegaskan bahwa proses seleksi Calon Tenaga Ahli Fraksi PKS DPR RI dilakukan dengan sungguh-sungguh dan berbasis kompetensi. Hal ini disampaikan Ledia dalam sambutannya saat membuka sesi seleksi kompetensi yang digelar di Ruang Rapat Pleno Fraksi PKS, Gedung Nusantara I Lantai 3, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/10).
Dalam sambutannya, Ledia menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengikuti seleksi tahap kompetensi tersebut.
“Terima kasih telah bergabung bersama. Ada yang datang dari jauh—dari Solo, Surabaya, Aceh, Bandung, hingga Makassar. Selain seleksi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahim, mengenali orang dari berbagai tempat. Alhamdulillah,” ujar Ledia.
Ia menjelaskan bahwa Fraksi PKS menaruh perhatian besar terhadap proses rekrutmen tenaga ahli karena posisi tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung kinerja fraksi maupun anggota DPR RI.
“Fraksi PKS menyelenggarakan seleksi ini dengan sungguh-sungguh, karena pekerjaan di DPR ini harus dikerjakan secara maksimal dan tentu memerlukan supporting system. Salah satunya diberikan oleh tenaga ahli fraksi maupun tenaga ahli anggota,” jelasnya.
Ledia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pemahaman substansi kebijakan dan konteks politik, mengingat Fraksi PKS merupakan bagian dari lembaga politik yang dinamis.
“Kemampuan menulis policy brief menjadi salah satu ukuran penting. Tapi yang lebih utama adalah pemahaman tentang proses legislasi, perancangan undang-undang, dan penyusunan APBN. Karena lembaga politik tentu berbeda dengan lembaga akademik,” tuturnya.
Lebih lanjut, Ledia menjelaskan bahwa seleksi kompetensi yang berlangsung hari ini terdiri dari dua bagian, yakni psikotest di pagi hari dan ujian kompetensi di siang hari. Beberapa peserta juga diarahkan untuk mengikuti bidang seleksi yang berbeda dari lamaran awal, menyesuaikan dengan kebutuhan Fraksi PKS.
Menutup sambutannya, Ledia berpesan agar seluruh peserta dapat menunjukkan potensi terbaiknya dan menjadikan kesempatan ini sebagai bagian dari perjuangan bersama.
“Melamar ke PKS bukan sekadar coba-coba, tapi karena tahu bisa berjuang bersama PKS. Yakinkan kami bahwa Bapak Ibu pantas untuk bergabung bersama kami di Fraksi PKS DPR RI,” pungkasnya.