Buru (13/10) — Di tengah hamparan kebun hijau milik warga, Anggota DPR RI Komisi V Dapil Maluku, Saadiah Uluputty melakukan kunjungan kerja sekaligus menyerahkan bantuan peralatan pertanian dan pupuk kepada kelompok petani di Desa Waeperang, Kabupaten Buru, Maluku.
Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi wujud nyata perhatian Saadiah terhadap kebutuhan dasar petani yang selama ini masih berjuang dengan berbagai keterbatasan, terutama akses air dan infrastruktur jalan menuju kebun.
Dalam dialog hangat bersama petani, salah satu perwakilan menyampaikan keluh kesah mereka dengan nada haru namun penuh harapan.
“Air sangat dibutuhkan, Bu. Apa pun aktivitas kami di kebun selalu bergantung pada air. Kami punya sumber air di sekitar sini, tapi letaknya jauh, jadi masih diambil secara manual. Kami berharap Ibu bisa bantu agar ada akses air ke kebun, supaya kami bisa mengairi tanaman dengan lebih mudah,” ujar seorang petani.
Mendengar hal tersebut, Saadiah Uluputty menegaskan bahwa kebutuhan air bagi petani harus menjadi perhatian prioritas pemerintah.
“Air adalah kehidupan. Tanpa air, petani tidak bisa menanam, dan tanpa petani, negeri ini akan kehilangan sumber pangannya. Saya akan terus mendorong agar kebutuhan dasar petani, terutama akses air dan jalan ke lahan, menjadi perhatian serius dalam kebijakan pembangunan,” ungkapnya.
Kegiatan hari itu juga dirangkai dengan panen sayur terung bersama ibu-ibu petani, diiringi tawa dan semangat kebersamaan yang sederhana namun penuh makna.
Perjalanan menuju Desa Waepureng sendiri bukan tanpa tantangan. Jalan yang rusak dan berlumpur harus dilalui dengan hati-hati. Namun, kondisi itu justru menjadi pengingat nyata bagi Ibu Saadiah akan pentingnya peningkatan infrastruktur jalan pertanian, agar petani bisa lebih mudah mengangkut hasil panen mereka ke pasar.
“Saya melihat langsung bagaimana perjuangan masyarakat untuk bertani. Jalan yang rusak, air yang sulit dijangkau, tapi semangat mereka luar biasa. Ini yang membuat saya semakin yakin, perjuangan untuk petani harus terus kita kawal bersama,” tambahnya.
Melalui kunjungan ini, Saadiah Uluputty kembali menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kesejahteraan petani dan pembangunan desa-desa produktif di Maluku, terutama di wilayah kepulauan seperti Kabupaten Buru, yang kaya potensi namun masih terbatas dalam akses dasar.
Karena baginya, mendengarkan suara petani adalah bagian dari memperjuangkan masa depan pangan negeri.