Boyolali (07/09) — Ketua Fraksi PKS DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, menegaskan pentingnya kesederhanaan dan kekhidmatan dalam penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) PKS. Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam Musda PKS ke-V se-Dapil Jawa Tengah 5 yang digelar di Kantor DPD PKS Boyolali, Ahad (7/9).
Menurut Abdul Kharis, Musda tidak perlu digelar secara mewah, melainkan cukup sederhana, khidmat, dan sah secara aturan partai.
“Yang penting ada prosesi serah terima jabatan, dan semangat perjuangan tetap terjaga,” ujarnya.
Kepada pengurus baru yang resmi dilantik, ia memberikan ucapan selamat sekaligus pesan penting.
“Selamat bekerja, jalankan amanah ini dengan penuh kesungguhan. Target kita jelas: kursi PKS naik, baik di kabupaten/kota, provinsi, maupun di DPR RI,” tegasnya.
Lebih lanjut, Abdul Kharis menekankan dua hal utama yang menjadi fokus pergerakan PKS, yakni kader dan kaderisasi.
“Kader harus kita pelihara dan perhatikan. Sementara kaderisasi harus dipercepat dan diperkuat, karena dari sanalah energi perjuangan PKS terus tumbuh,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menyiapkan strategi pemenangan pemilu sejak dini.
“Tanpa persiapan matang, mustahil kita bisa mencapai target besar yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Dalam konteks nasional, PKS disebut selalu siap memberikan dukungan kepada Pemerintahan Presiden Prabowo Subiyanto.
“InsyaAllah, pemerintah bisa menyelesaikan berbagai permasalahan di Indonesia,” katanya.
Abdul Kharis juga menegaskan konsistensi PKS dalam mendorong agar RUU Perampasan Aset segera disahkan. Menurutnya, usulan ini sudah lama diperjuangkan PKS, bahkan sejak tahun 2023 melalui inisiatif Anggota DPR RI, Mardani Ali Sera.
“RUU ini penting untuk memperkuat pemberantasan korupsi. PKS akan terus mendorong agar segera dibahas dan disahkan,” pungkasnya.