Jakarta (19/08) — Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Johan Rosihan, menegaskan pentingnya memastikan komitmen pemerintah terhadap kedaulatan pangan benar-benar tercermin dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Hal tersebut disampaikannya dalam sesi PKS Legislative Report menjelang Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/08).
“Kita saat ini sedang membahas jawaban fraksi-fraksi atas apa yang disampaikan Presiden kemarin soal APBN. Alhamdulillah, dari yang kita pelajari, pidato Presiden memberikan perhatian kepada kedaulatan pangan kita. Insya Allah akan kita uji dalam APBN-nya, apakah komitmen tentang pangan itu cocok atau tidak dengan pidato Presiden,” ungkap Johan.
Ia menambahkan, hasil kajian sementara menunjukkan adanya peningkatan alokasi anggaran di sejumlah sektor strategis, seperti pertanian, kelautan, dan kehutanan.
“Alhamdulillah dalam penelitian sementara kami tentang APBN, anggaran pertanian meningkat, anggaran kelautan juga meningkat, dan mudah-mudahan juga kehutanan meningkat. Artinya, apa yang disampaikan Presiden memenuhi hajatnya di dalam APBN ini, insya Allah,” jelas Anggota DPR RI dari Dapil Nusa Tenggara Barat I tersebut.
Johan menegaskan, Fraksi PKS akan terus mengawal agar anggaran tersebut benar-benar berpihak kepada rakyat, khususnya petani, nelayan, dan masyarakat di sektor pangan, sehingga kedaulatan pangan nasional bisa tercapai.