Jakarta (24/7) — Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Byarwati, mendorong pemerintah untuk memastikan kebijakan ekonomi ke depan benar-benar berpihak kepada rakyat. Hal ini disampaikan menjelang Rapat Paripurna DPR RI dalam sesi PKS Legislative Report di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Anis menegaskan bahwa stabilitas dan pertumbuhan ekonomi harus berdampak nyata terhadap kualitas hidup masyarakat, terutama dalam hal penyediaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan.
“Kami berharap ekonomi Indonesia ke depan semakin membaik, dan yang paling penting adalah kehidupan rakyat juga ikut membaik. Lapangan kerja harus tersedia, dan itu menjadi indikator utama dari arah kebijakan ekonomi yang tepat,” tegas Anis.
Politisi PKS ini juga menyoroti pentingnya pembangunan ekonomi yang berpihak pada masa depan anak-anak Indonesia, terlebih dalam momentum peringatan Hari Anak Nasional yang baru saja diperingati. Menurutnya, ekonomi yang kuat menjadi fondasi utama untuk menjamin pemerataan pendidikan, perlindungan anak, dan masa depan generasi penerus.
“Isu anak juga harus kita perhatikan. Kalau ekonomi membaik, anak-anak akan lebih terjamin pendidikannya, kesehatannya, dan masa depannya. Semua itu berpangkal pada kebijakan ekonomi yang berpihak kepada rakyat,” ujarnya.
Anis menilai tahun 2025 akan menjadi fondasi krusial dalam merancang arah kebijakan ekonomi tahun 2026. Ia pun mendorong agar RAPBN 2026 disusun dengan pendekatan keberpihakan yang kuat terhadap kesejahteraan rakyat.
“Kondisi ekonomi adalah fondasi utama untuk stabilnya negara. Maka pembangunan ekonomi yang berkeadilan adalah kunci bagi terciptanya masa depan yang lebih cerah bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.