Pekanbaru (13/04) — Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) menggelar silaturahmi yang dikemas dengan tema “Tali Berpilin Tiga”. FKPMR mengundang seluruh elemen daerah.
Hadir saat itu Plt. Gubernur Riau, Ketua DPRD Riau, LAM Riau, MUI Riau, para kepala daerah, anggota DPR RI, anggota DPD RI, serta sejumlah tokoh daerah lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad (12/4/2026) di Pekanbaru.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari anggota DPR RI Dapil Riau 1, Hendry Munief. Ia menyebut agenda ini menjadi langkah positif membangun Riau secara bersama-sama.
“Agenda ini sangat positif. Merencanakan, mengevaluasi, dan memberikan masukan atas apa yang telah dan akan dilakukan,” tegas Hendry Munief.
Saat ini, katanya, diperlukan kekompakan semua elemen daerah dalam menjemput kue pembangunan ke pemerintah pusat. Apalagi dengan kondisi keuangan daerah saat ini, tidak memungkinkan berharap dari APBD.
“Kami dari anggota DPR menjadi salah satu pintu masuk ke pemerintah pusat. Kita berharap para kepala daerah beserta jajaran, tokoh masyarakat, untuk saling bergotong royong menjemput kue APBN,” kata Hendry Munief.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan progres yang telah dilakukan, seperti pengusulan pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), bantuan dan pendampingan untuk UMKM dan ekraf, penyaluran dana CSR, memfasilitasi pemda berkoordinasi dengan lintas komisi/kementerian, pengusulan kampus vokasi, dan lainnya.
Sementara itu, Ketua FKPMR, Raja Mambang Mit, menegaskan bahwa pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan besar untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Ia menyebut akan ada kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga perwakilan pusat.
“Pada pertemuan Tali Berpilin Tiga ini telah kita sepakati beberapa hal sebagai berikut. Yang pertama, Gubernur Riau, Ketua DPRD Provinsi Riau, FKPMR, LAM Riau, MUI Provinsi Riau, anggota DPR RI dan DPD RI dapil Provinsi Riau, serta bupati/wali kota se-Provinsi Riau bersepakat bersinergi dan berkolaborasi,” ujar Ketua Umum FKPMR, Raja Mambang Mit.