Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Apresiasi Masjid Ramah Pemudik, Surahman Hidayat Dorong Penyempurnaan Pelayanan

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (28/03) — Surahman Hidayat, Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, menyampaikan apresiasi terhadap Program Masjid Ramah Pemudik yang digagas oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Program Masjid Ramah Pemudik mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat. Program ini menghadirkan masjid sebagai tempat singgah aman dan nyaman bagi pemudik di jalur mudik Lebaran 2026,” kata Surahman.

Surahman menilai program Masjid Ramah Pemudik 2026 mendapatkan respons positif dari masyarakat. Ia mengatakan masyarakat lebih banyak memberikan apresiasi dan bersyukur atas adanya program ini daripada keluhan.

“Masyarakat yang sedang mudik bisa merasakan manfaat fasilitas masjid, mulai dari ruang istirahat, toilet, ruang laktasi, posko kesehatan, hingga area parkir. Masjid kini jadi rest area favorit di jalur mudik,” ujar Surahman.

Surahman menekankan bahwa walaupun masyarakat memberikan apresiasi, sejumlah tantangan masih perlu diperhatikan, mulai dari kapasitas masjid yang terbatas saat puncak arus mudik, kebersihan toilet dan tempat wudhu, sampai dengan pengaturan parkir yang berpotensi menimbulkan kemacetan menjadi catatan penting.

“Ke depan ada beberapa hal yang harus diperbaiki, antara lain Kemenag perlu menggandeng lebih banyak masjid lagi untuk bergabung dalam program masjid ramah pemudik agar tidak terjadi penumpukan pemudik dalam satu masjid,” kata Surahman.

Surahman juga menekankan ke depan perlu dilakukan perbaikan terkait standarisasi kebersihan fasilitas dengan dukungan anggaran dan tenaga kebersihan tambahan serta penguatan koordinasi dengan aparat lalu lintas untuk menghindari kemacetan di sekitar masjid.

Baca juga: Ibu di Makassar Diduga Jual Anak, Surahman Hidayat Minta Polisi Usut Jaringan TPPO dan Selamatkan Anak-Anak

“Termasuk pelatihan relawan dan pengelola masjid juga perlu diperhatikan agar lebih siap menghadapi lonjakan pemudik,” imbuh Surahman.

Surahman berharap program Masjid Ramah Pemudik terus berlanjut dan semakin kuat di tahun-tahun mendatang, sehingga masjid benar-benar menjadi pusat pelayanan umat yang inklusif, ramah, dan bermanfaat bagi seluruh pemudik.

“Masjid adalah rumah bersama. Dengan semangat kebersamaan, program ini jadi bukti nyata kepedulian negara dan masyarakat dalam melindungi serta menenangkan umat di perjalanan mudik,” pungkas Surahman.