Brebes (10/03) — Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, memastikan 20 keluarga berpenghasilan rendah di Desa Malahayu, Kecamatan Banjarharjo, Brebes, kini memiliki hunian layak melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang ditinjaunya pada masa reses.
Monitoring ini dilakukan untuk melihat langsung efektivitas bantuan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dalam mengikis angka rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah tersebut.
Kegiatan monitoring yang berlangsung dalam rangka Masa Reses Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 ini menjadi bahan evaluasi bagi Fikri untuk mendorong penambahan kuota bantuan di masa mendatang.
Hal ini mengingat tingginya antusiasme dan kebutuhan masyarakat di pelosok Brebes terhadap akses perumahan yang sehat dan aman.
Program BSPS memberikan stimulan senilai Rp20 juta per rumah, yang terdiri dari Rp17,5 juta untuk material bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tukang.
Baca Juga: Fikri Faqih Dorong Puluhan Warga Banjarharjo Brebes yang “Lulus” dari Kemiskinan untuk Berdikari
Legislator Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes) ini mengungkapkan bahwa program ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya memanusiakan warga yang selama ini terjebak dalam kondisi hunian yang memprihatinkan.
“Kami mencatat di lapangan bahwa harapan ini belum sepenuhnya tuntas karena masih banyak warga Malahayu lainnya yang sangat membutuhkan bantuan serupa,” kata Fikri, Senin (9/3/2026).
Politisi senior ini menekankan bahwa meski nilai bantuannya bersifat stimulan, kekuatan utama program ini terletak pada semangat gotong royong masyarakat.
Warga saling bahu-membahu membangun rumah tetangganya agar mencapai standar kualitas hidup yang lebih baik.