Brebes (04/03) — Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, mendorong 46 warga Desa Banjarharjo, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, untuk menjaga kemandirian ekonomi setelah resmi dinyatakan “lulus” dari kemiskinan melalui Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) Kementerian Sosial Tahun 2025.
Kunjungan legislator Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes) ini dilakukan dalam rangka Masa Reses Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 pada Selasa (3/3/2026).
Kehadiran Fikri bertujuan memastikan bantuan modal usaha yang diberikan benar-benar mampu mengubah strata ekonomi masyarakat dari penerima bantuan menjadi pelaku usaha.
Dalam kesempatan itu, Fikri berdialog langsung dengan para penerima manfaat yang kini telah memiliki penghasilan mandiri dari sektor perdagangan.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini bukan diukur dari seberapa banyak bantuan yang turun, melainkan seberapa banyak warga yang mampu berdiri di kaki sendiri.
“Penerima manfaat hari ini berarti sudah lulus dari kemiskinan karena telah memiliki penghasilan sendiri dengan berdagang. Saya berpesan, bantuan ini jangan dijadikan candu yang membuat kita ingin terus menerima. Lebih baik berusaha dan tumbuh menjadi kekuatan ekonomi baru,” kata Fikri Faqih di hadapan warga Banjarharjo.
Fikri juga menekankan pentingnya menumbuhkan ekosistem ekonomi baru di kalangan penerima Program Keluarga Harapan (PKH).
Menurutnya, transformasi mental dari “tangan di bawah” menjadi “tangan di atas” adalah kunci utama pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan.
Total terdapat 46 warga di Kecamatan Banjarharjo yang masuk dalam daftar penerima manfaat PPSE Tahun Anggaran 2025.
Melalui pendampingan ini, diharapkan para mantan penerima bantuan sosial tersebut tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi di desa mereka masing-masing.