Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Fikri Faqih Pacu Pelaku IKM Tegal Go Digital Gunakan AI agar Mampu Bersaing di Pasar Global

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Tegal (06/03) — Anggota Komisi X DPR RI, Fikri Faqih, menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk membekali pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kota Tegal dengan teknologi Artificial Intelligence (AI) demi memperkuat promosi produk lokal, Rabu (4/3/2026).

Langkah ini diambil sebagai respons atas pesatnya digitalisasi agar pengusaha kecil di Tegal tidak tertinggal dan mampu menaikkan taraf hidup mereka melalui efisiensi pemasaran.

“IKM kita jangan kalah dengan daerah lain yang sudah dikenalkan dengan AI. Ini bimbingan teknis pengenalan AI, jangan sampai Tegal ketinggalan,” kata Fikri Faqih di sela kegiatan yang berlangsung di Hotel Premier Kota Tegal tersebut.

Menurut legislator Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPR RI itu, sentuhan humanis dari teknologi ini adalah kemampuannya meringankan beban kerja para pelaku usaha yang selama ini kesulitan dalam urusan pemasaran digital.

Dengan AI, pelaku usaha seperti penjual sate atau cilok khas Tegal kini bisa menciptakan konsep promosi secara instan tanpa harus memiliki keahlian menulis iklan yang rumit.

Baca juga: Fikri Faqih Dorong Puluhan Warga Banjarharjo Brebes yang “Lulus” dari Kemiskinan untuk Berdikari

“Sekarang sudah ada yang menggunakan AI untuk jualan, promosi, dan marketing. Bahkan tidak perlu menulis panjang, cukup memberi perintah. Misalnya, promosikan sate Tegal atau cilok, maka AI bisa membantu membuatkan konsep promosi,” jelasnya.

Namun, di balik kemudahan tersebut, Fikri menitipkan harapan agar masyarakat tetap waspada dan bijak dalam menggunakan teknologi. Ia menekankan pentingnya melindungi data pribadi agar inovasi ini tidak menjadi bumerang bagi mereka.

“Kita tidak boleh alergi terhadap AI, meski memang ada kelemahannya. Bisa saja digunakan untuk kepentingan jahat atau mengelabui orang lain. Data pribadi jangan sampai semuanya dimasukkan ke AI,” tegas legislator dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes) ini.

Legislator ini berharap kolaborasi antara DPR RI, lembaga riset, dan pelaku usaha dapat mempercepat adopsi teknologi di daerah. Melalui pemanfaatan AI untuk desain kemasan dan inovasi produk, IKM Tegal diharapkan memiliki daya saing yang lebih tangguh dan mandiri secara ekonomi.