Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Aher Dorong Penguatan SDM dan Pengembangan Hortikultura di Jawa Barat

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (07/04) — Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Ahmad Heryawan, melaksanakan kunjungan pengawasan perorangan ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat pada Senin (30/03/2026). Kunjungan ini difokuskan pada evaluasi dan penguatan strategi pembangunan sumber daya manusia (SDM), khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.

Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Heryawan menekankan bahwa Jawa Barat perlu menempatkan pembangunan SDM sebagai prioritas utama. Hal ini mengingat keterbatasan sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Jawa Barat dibandingkan dengan beberapa wilayah lain di Indonesia.

“Saya temukan banyak inovasi dalam hal perencanaan untuk kemudahan perkembangan ekonomi di Jawa Barat. Di tahun pertama dan kedua pada masa kepemimpinan baru ini fokus pada infrastruktur. Dana infrastruktur diperbesar dengan terjaminnya perbaikan infrastruktur sehingga akan dapat melancarkan arus mobilisasi manusia dan barang. Selanjutnya di tahun ke-3, ke-4, serta ke-5 akan fokus pada pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Jawa Barat tidak bisa mengandalkan kekuatan SDA seperti daerah lain. Oleh karena itu, investasi terbesar harus diarahkan pada pembangunan manusia, terutama melalui pendidikan yang berkualitas dan layanan kesehatan yang merata,” ungkap Kang Aher saat diwawancara.

Lebih jauh, mantan Gubernur Provinsi Jawa Barat dua periode ini mengapresiasi langkah Bappeda Jawa Barat dalam merumuskan berbagai program strategis yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM. Namun demikian, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor serta konsistensi dalam implementasi program agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Oleh karena itu, kebijakan pembangunan daerah harus lebih adaptif terhadap tantangan masa depan, termasuk kebutuhan keterampilan di era digital, peningkatan kualitas tenaga kesehatan, serta penguatan akses layanan dasar di wilayah pedesaan dan pinggiran.

“Pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang unggul dan kompetitif, sementara sektor kesehatan harus menjamin kualitas hidup masyarakat. Keduanya menjadi fondasi utama dalam membangun daya saing Jawa Barat sehingga keunggulan SDM Jawa Barat berpotensi dapat diserap dan terpakai di mana pun, baik di kancah nasional maupun global,” jelas Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI ini.

Terakhir, anggota DPR RI periode 2024–2029 daerah pemilihan Jawa Barat II ini mengusulkan, selain sektor SDM, pembangunan sektor ketahanan pangan dan energi juga perlu diperkuat. Dalam konteks pertanian, khususnya pengembangan hortikultura seperti kopi, teh, dan lainnya. Selain itu, sektor peternakan juga menunjukkan perkembangan positif karena adanya kebutuhan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Saya mengusulkan, khususnya pengembangan hortikultura yang bisa membangkitkan kesejahteraan masyarakat secara cepat. Program pembagian 5 juta pohon kopi di masa kepemimpinan saya sebagai Gubernur Jawa Barat bisa diteruskan. Hortikultura sangat cocok dengan iklim Jawa Barat. Kopi Jawa Barat mempunyai keunggulan tersendiri karena kekhasannya. Belanda pernah memberi nama Java Preanger Coffee atau Kopi Priangan. Kebutuhan kopi dunia saat ini sangat besar, dengan harga yang cukup memadai sehingga dapat memicu kesejahteraan ekonomi masyarakat, khususnya Jawa Barat. Selain itu, jika saat ini para peternak rajin, baik peternak telur maupun pedaging, maka tidak perlu khawatir karena sudah pasti akan diserap oleh kebutuhan program MBG,” demikian tutup Kang Aher.