Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Aher Kecam Keras Serangan Militer Israel terhadap Pasukan Perdamaian Dunia di Lebanon

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (04/04) — Tiga prajurit TNI yang bertugas menjaga perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon gugur dalam serangan Israel di Lebanon selatan. Israel pun bereaksi.

Menurut Israel, gugurnya tiga prajurit TNI ini belum tentu tanggung jawab mereka. Israel menyebut kasus ini perlu ditinjau secara menyeluruh. “Insiden-insiden tersebut sedang ditinjau secara menyeluruh untuk mengklarifikasi keadaan dan menentukan apakah insiden tersebut diakibatkan oleh aktivitas Hizbullah atau aktivitas IDF,” tulis militer Israel di Telegram, dilansir kantor berita AFP, Selasa (31/3/2026).

Menyikapi hal tersebut, Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR RI, Ahmad Heryawan, mengecam keras tindakan penyerangan yang dilakukan oleh militer Israel (IDF) terhadap pasukan perdamaian dunia (UNIFIL) di Lebanon yang mengakibatkan gugurnya tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Serangan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan bentuk nyata pengabaian terhadap prinsip-prinsip perdamaian dunia. Pasukan perdamaian yang bertugas di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) seharusnya mendapatkan perlindungan penuh, bukan justru menjadi sasaran serangan.

“Kami sangat berduka atas gugurnya tiga prajurit terbaik bangsa yang sedang menjalankan misi mulia menjaga perdamaian dunia. Tindakan ini tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun dan harus dipertanggungjawabkan secara hukum internasional,” ungkap Kang Aher saat diwawancara.

Lebih jauh, ia mendesak pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah diplomatik tegas melalui berbagai forum internasional, termasuk PBB, guna mendorong investigasi independen atas insiden tersebut serta memastikan adanya sanksi tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab.

“Pengorbanan para prajurit TNI adalah bukti nyata komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia. Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa pengorbanan tersebut tidak sia-sia,” ujar Anggota F-PKS DPR RI dapil Jabar 2 ini.

Terakhir, Ketua Majelis Masyayikh Persatuan Umat Islam (PUI) ini menekankan pentingnya solidaritas internasional dalam melindungi pasukan perdamaian dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendoakan para prajurit TNI yang gugur serta memberikan dukungan penuh kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Perdamaian dunia hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak menghormati hukum internasional dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Mari kita, seluruh elemen bangsa, mendoakan para prajurit TNI yang gugur serta memberikan dukungan penuh kepada keluarga yang ditinggalkan,” demikian tutup Kang Aher.