Pekanbaru (23/03) — Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Riau 1, Hendry Munief, berkesempatan mengisi khutbah Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Al-Kautsar, Pekanbaru.
Dalam isi khutbahnya, Hendry Munief mengajak masyarakat untuk merajut tenun persaudaraan, mengaktualisasikan amaliah Ramadan dalam kehidupan sehari-hari.
“Saat ini kita membutuhkan rajutan persaudaraan yang sangat erat, baik lokalitas Riau maupun nasional. Karena kondisi ekonomi dan dunia yang serba ketidakpastian, maka eratnya persaudaraan jadi kunci bertahannya kita dalam kondisi saat ini,” kata Hendry Munief saat dihubungi, Ahad (23/3/2026).
Apa yang harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, katanya, sudah dicontohkan saat bulan Ramadan, seperti bagaimana ibadah mampu menahan diri kita dari berbuat yang tidak semestinya. Kemudian, ada juga fungsi zakat sebagai bentuk kepedulian sosial. Ibadah puasa juga tidak menghalangi kita untuk bekerja dan beraktivitas seperti di luar Ramadan.
Baca Juga: Fasilitasi Pemudik, Syahrul Aidi dan Hendry Munief Hadiri Pembukaan Posko Mudik DPW PKS Riau
“Ibadah puasa, zakat, membaca Al-Qur’an, turut mendisiplinkan kita sebagai makhluk sosial. Saat Idul Fitri juga memberikan pelajaran bagaimana kita merajut silaturahmi dengan baik. InsyaAllah apa yang kita lakukan saat Ramadan ini seharusnya mampu menjaga kita di luar Ramadan,” kata Anggota Komisi VII DPR RI ini.
Dia juga mengutip salah satu isi khutbah Idul Fitrinya yang menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua. Dia mengisahkan perjalanan kehidupan Uwais Al Qarni yang membaktikan hidupnya kepada orang tua.
“Kita juga dapat mengambil pelajaran dari kehidupan Uwais Al Qarni, yang mana salah satu pelajaran berharga dari kehidupannya adalah menggendong ibunya dari kota Yaman menuju Makkah sejauh 1.400 km. Ini sangat luar biasa bakti seorang anak kepada orang tua,” kata Hendry Munief.