Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Riyono Caping Gerak Cepat Atasi Kelangkaan Minyakita di Pasar Tradisional

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Magetan (17/03) — Menjelang Lebaran, Anggota Komisi IV DPR RI Riyono berkeliling dapil memastikan ketersediaan pangan dan kebutuhan minyak untuk rakyat aman dan harga terjangkau. Sembilan kebutuhan pokok strategis mulai beras, minyak, gula, tepung, daging, ikan, cabai, dan telur harus selalu tersedia.

“Mulai awal Ramadhan saya sudah keliling memantau harga bahan pokok di pasar tradisional, memastikan HET untuk beras dan minyak terkendali,” papar Riyono Caping, aleg PKS dapil 7 Jatim.

Pangan strategis cukup tersedia dan aman secara harga. Dua pekan Ramadhan berjalan, daya beli masyarakat dan ketersediaan pangan masih aman.

“Daya beli memang sedikit menurun. Keterangan pedagang kecil di Pasar Kawedanan, pasar agak sepi dan belum nampak keramaian menjelang Lebaran,” kata Riyono.

Dalam kunjungan dapil, Riyono kembali ke pasar kecil untuk memastikan 10 hari menjelang Lebaran harga harus tetap stabil. Pengecekan dilakukan di pasar dan juga gudang atau toko grosir yang menjual kebutuhan sembako dalam partai besar.

“Sabtu, 14 Maret, saya sejak pagi sudah blusukan ke pasar kecil di Magetan untuk cek harga. Memang ada kenaikan, daging ayam yang biasanya 30 menjadi 35–36 ribu/kg. Cabai keriting naik dari biasanya 40–50 ribu menjadi 80 ribu. Beras masih stabil, 13–14 ribu/kg. Pas saya tanya, minyak kita ternyata sudah tidak ada lebih dari seminggu, dan harganya di atas HET,” papar Riyono.

Baca Juga: Dorong Pola Makan Sehat Bergizi, Riyono Caping Bagikan Telur Ayam untuk Masyarakat Magetan

Untuk memastikan harga dan ketersediaan minyak kita, Riyono mengecek kembali ke pasar yang lebih besar di Magetan, yaitu pasar sayur dengan pedagang lebih dari 1.000 orang. Hasil pertemuan dengan kepala pasar dan keliling ke lapak-lapak pedagang menunjukkan bahwa minyak kita memang sudah tidak tersedia.

“Kesimpulan saya, minyak kita memang kosong. Akhirnya, Riyono langsung ke Bulog wilayah 3 yang ada di Ponorogo untuk koordinasi dan bertemu pimpinan. Pertemuan menghasilkan solusi bahwa Minggu, 15 Maret 2026, minyak kita akan disuplai ke Magetan. Respons cepat Bulog perlu didampingi dan diapresiasi.

“Bulog memang tenaga terbatas, kami bantu dengan informasi dan fakta di lapangan. Solusinya ada dan belum 24 jam, minyak kita langsung disuplai ke Pasar Kawedanan dan pasar sayur Magetan,” tambah Riyono.