Gresik (06/03) — Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, H. Alifudin, melakukan kunjungan kerja reses ke pabrik PT Garuda Food di Gresik, Jawa Timur, pada Kamis (5/3). Kunjungan ini difokuskan pada peninjauan langsung sektor industri pengolahan makanan dan minuman yang merupakan salah satu subsektor manufaktur andalan nasional.
Didampingi perwakilan dari Kementerian Perindustrian, Kementerian UMKM, serta jajaran Pemerintah Daerah Jawa Timur, Alifudin ingin memastikan bahwa regulasi di tingkat pusat mampu mendukung iklim usaha yang kompetitif sekaligus berkelanjutan.
Dalam peninjauannya, Alifudin menyoroti pentingnya modernisasi teknologi produksi dalam meningkatkan efisiensi dan standar keamanan pangan nasional. Legislator dari Dapil Kalimantan Barat I ini mengapresiasi kontribusi sektor pengolahan makanan dan minuman yang secara konsisten menjadi penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) industri nonmigas yang besar. Namun, ia mengingatkan bahwa pertumbuhan industri besar seperti PT Garuda Food harus mampu memberikan dampak rembesan (trickle-down effect) yang nyata bagi ekosistem ekonomi di sekitarnya, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja dan kemitraan lokal.
Lebih lanjut, Alifudin mendorong adanya integrasi rantai pasok antara industri besar dengan para produsen bahan baku domestik. Ia menekankan agar ketergantungan terhadap bahan baku impor dapat terus ditekan melalui penguatan sektor hulu.
“Kita harus memastikan bahwa industri pengolahan makanan kita memiliki kedaulatan bahan baku. Jika kolaborasi antara industri dan petani lokal diperkuat, maka stabilitas harga dan kualitas produk nasional akan semakin terjaga di pasar global,” ujar Alifudin di sela-sela diskusi bersama manajemen dan perwakilan kementerian.
Isu kemitraan dengan UMKM juga menjadi perhatian utama dalam kunjungan ini. Alifudin meminta Kementerian UMKM dan Kementerian Perindustrian untuk lebih proaktif memfasilitasi skema kemitraan strategis, di mana industri besar dapat berperan sebagai agregator atau pembina bagi UMKM di bidang pangan. Menurutnya, transfer pengetahuan dan standar kualitas dari perusahaan global seperti Garuda Food kepada pelaku usaha kecil akan meningkatkan kelas UMKM kita sehingga mereka tidak hanya menjadi penonton dalam rantai industri nasional.
Menutup rangkaian kunjungan, Alifudin menegaskan komitmen Fraksi PKS dalam mengawal kebijakan hilirisasi industri pangan yang berkeadilan. Ia memastikan bahwa temuan dan masukan dari kunjungan di Jawa Timur ini akan menjadi bahan evaluasi penting dalam rapat kerja di Senayan, termasuk untuk mendorong potensi industri pengolahan serupa di wilayah Kalimantan Barat.
Bagi Alifudin, penguatan industri makanan dan minuman adalah langkah krusial dalam mewujudkan kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan nasional yang kokoh di masa depan.