Jakarta (10/02) — Hari Pers Nasional (HPN) tahun ini diperingati untuk ke-80 kalinya. Setiap 9 Februari, HPN diperingati oleh insan pers di Tanah Air.
Pada HPN 2026, puncak peringatan dilaksanakan di Serang, Banten, dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan serta wartawan dari seluruh Indonesia.
“HPN adalah momentum bagi insan pers untuk terus bekerja mengabarkan peristiwa, mengungkap fakta dan data, serta menjadi penyambung aspirasi rakyat yang tersumbat,” ujar Anggota DPR RI Nevi Zuairina, Selasa (10/2/2026) di Jakarta.
Nevi Zuairina juga berharap HPN ke-80 menjadi momentum bagi insan pers untuk mewujudkan pers yang sehat, ekonomi berdaulat, dan bangsa yang kuat.
“Sebagai pilar keempat negara demokrasi, pers tidak diragukan lagi perannya dalam mengawal tegaknya demokrasi di Indonesia, negara demokrasi terbesar,” ujar wakil rakyat dari Dapil Sumbar I tersebut.
Ia mengakui kerja di dunia pers penuh tantangan, mulai dari liputan, dinamika ruang redaksi, hingga komplain atas pemberitaan yang tayang. Semua itu harus dilalui, ditambah persaingan informasi yang luar biasa antara media arus utama dan media sosial.
“Stop sekarang juga intimidasi dan kriminalisasi pers. Pers jangan kalah oleh kutipan narasi di media sosial yang jauh dari kaidah jurnalistik. Seluruh anak bangsa masih percaya pers sebagai produk informasi yang patuh pada kaidah dan etika jurnalistik, serta didasari Undang-Undang Pers,” ujar Nevi.
Di akhir pernyataannya, Nevi Zuairina mengucapkan selamat Hari Pers Nasional 2026.
“Pers, jasamu besar bagi kemajuan negeri dan kuatnya demokrasi di negara ini,” tegasnya.
“Selamat HPN. Tetaplah menjadi profesi yang setia mengawal demokrasi negara. Salam pers,” tutup Nevi Zuairina.