Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Hendry Munief: Gaung Informasi Piala Dunia 2026 Belum Menyentuh Masyarakat Daerah

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (29/01) — Komisi VII DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI dan RRI, serta Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, sebagai persiapan kolaborasi penayangan Piala Dunia 2026 di TVRI. Sejumlah masukan dari Komisi VII disampaikan secara langsung dalam rapat tersebut.

Sebagaimana diketahui, RDP ini merupakan bagian dari komunikasi aktif Komisi VII dengan para mitra kementerian dan lembaga. Komisi VII mengharapkan kolaborasi tidak hanya terjadi antara TVRI, RRI, dan Antara, tetapi juga melibatkan mitra lainnya seperti Kementerian Perindustrian, Kementerian UMKM, Kementerian Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Pariwisata.

Agenda RDP yang digelar pada Rabu (28/1/2026) ini berlangsung dengan hangat. Sejumlah masukan disampaikan oleh para anggota Komisi VII. Salah satunya disampaikan oleh anggota Fraksi PKS dari Dapil Riau I, Hendry Munief.

Hendry Munief menyampaikan bahwa hingga saat ini gaung Piala Dunia 2026 belum dirasakan oleh masyarakat kecil di daerah. TVRI sebagai lembaga penyiar resmi dinilai belum menjalankan fungsinya secara maksimal.

“Kita sangat berharap event Piala Dunia ini dapat mengangkat ekonomi masyarakat kecil. Namun faktanya hingga sekarang, gaungnya belum terasa secara masif. Itu yang kami rasakan di daerah. Ini yang harus menjadi pekerjaan rumah besar bagi TVRI, RRI, dan Antara ke depannya,” terang Hendry Munief.

Kolaborasi TVRI, RRI, dan Antara pada event Piala Dunia 2026 ini mendapat sambutan positif dari Hendry Munief. Ia menyebutkan bahwa kolaborasi tersebut direncanakan juga melibatkan empat kementerian mitra Komisi VII lainnya, yaitu Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pariwisata, dan Kementerian UMKM. Kolaborasi yang masif diharapkan dapat memberikan dampak besar bagi kepuasan publik serta peningkatan ekonomi secara kuantitatif.

“Sinergi ini sangat diharapkan. Momentum untuk berkolaborasi bersama. Kita berharap ada pengungkit ekonomi dan konversi ekonomi yang terjadi secara signifikan. Karena itu, integrasi nonton bareng Piala Dunia harus berjalan dengan baik,” tegas Hendry Munief.