Semarang (25/01) — Anggota Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan spesifik ke Provinsi Jawa Tengah, tepatnya ke Pabrik Jamu Sido Muncul milik PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.
Kunjungan Anggota Komisi VII DPR RI ini dilakukan untuk melihat bagaimana transformasi Sido Muncul dari merek lokal hingga menjadi global seperti saat ini. Diharapkan langkah tersebut dapat ditiru oleh pelaku usaha jamu tradisional lainnya.
Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi VII DPR RI Dapil Riau 1, Hendry Munief, saat berdialog dengan pemilik Jamu Sido Muncul, Irwan Hidayat, Jumat (23/1/2026).
“Melihat presentasi Bapak Irwan Hidayat selaku pemilik Jamu Sido Muncul, kita melihat adanya harapan produk jamu skala tradisional dan lokal dapat bertransformasi menjadi skala industri. Kini bahkan telah menjadi produk global. Sido Muncul sudah hadir di berbagai negara di dunia,” terang Hendry Munief.
Ia berharap peran serta Kementerian Perindustrian dapat mendorong, membina, dan mengawal berbagai produk jamu tradisional agar dapat menasional seperti Jamu Sido Muncul.
“Mohon Kemenperin membantu pelaku usaha jamu tradisional agar bisa berkembang seperti Jamu Sido Muncul. Khususnya di luar Jawa, pasar dan peminat usaha masih sangat besar. Sebagai perwakilan dari Riau, kami sangat berharap dapat hadir industri serupa sehingga mampu membantu perekonomian UMKM,” lanjut Hendry Munief.
Selain pengembangan produk jamu, ia juga berharap adanya kolaborasi pelaku usaha besar seperti Sido Muncul dengan pemasok bahan baku dari berbagai daerah. Ia meyakini banyak pemasok yang siap bermitra dengan pelaku usaha besar, namun masih terkendala akses dan informasi.
Di sela-sela kunjungan tersebut, Hendry Munief juga mendapatkan berbagai tips dari Irwan Hidayat mengenai cara mengembangkan produk jamu dari skala tradisional menuju skala industri.