Jakarta (23/01) — Surahman Hidayat, Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, menyampaikan keprihatinan atas bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia akibat cuaca ekstrem yang menimbulkan banjir.
Sebagai mitra kerja Kementerian Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Anggota Komisi VIII DPR RI ini menekankan pentingnya mitigasi bencana dan perlindungan sosial sebagai langkah utama dalam menghadapi kondisi darurat tersebut.
“Pemerintah pusat dan pemerintah daerah perlu memperkuat sistem peringatan dini, memperbaiki infrastruktur drainase, serta memastikan kesiapan logistik di wilayah rawan banjir dan longsor. Oleh karena itu, sinergi lintas kementerian dan lembaga diperlukan agar penanganan bencana tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga preventif,” ujar Surahman.
Di samping itu, Surahman mendorong Kementerian Sosial dan BNPB untuk lebih optimal dalam melakukan penanganan dan evakuasi korban terdampak bencana banjir yang saat ini dihadapi masyarakat di tengah cuaca ekstrem yang melanda Indonesia.
“Saat ini diperlukan distribusi bantuan sosial yang cepat, tepat, dan transparan bagi masyarakat terdampak. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas harus menjadi prioritas dalam proses evakuasi dan penyaluran bantuan,” kata Surahman.
Surahman juga menyampaikan apresiasi kepada tim BNPB, Kementerian Sosial, dan para relawan yang telah bekerja tanpa kenal lelah melayani masyarakat terdampak.
“Dedikasi para relawan dalam evakuasi, distribusi bantuan, dan pendampingan di posko pengungsian menjadi bukti nyata semangat gotong royong bangsa,” imbuh Surahman.
Lebih lanjut, Surahman mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran air, guna mengurangi risiko banjir. Selain itu, ia meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir, longsor, dan cuaca ekstrem dengan mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, dan pemerintah daerah.
“Komisi VIII DPR RI akan terus berkomitmen mengawal kebijakan mitigasi bencana dan perlindungan sosial, memastikan hak-hak masyarakat terdampak terpenuhi, serta memperkuat ketahanan sosial bangsa dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan perubahan iklim,” ujar Surahman.
Surahman juga turut mendoakan masyarakat terdampak bencana banjir di tengah cuaca ekstrem ini tabah dalam menghadapi ujian dan senantiasa dalam lindungan Allah Subhahanu Wa Ta’ala.