Tangerang (20/01) — Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Idrus Aljufri, menegaskan bahwa Hari Desa Nasional bukan saja sebagai peringatan setiap tahunnya. Tetapi juga momentum penegasan kembali komitmen negara untuk menghadirkan keadilan masyarakat khususnya pada tingkat paling bawah.
Itu dikatakan Habib Idrus, dalam rangka memperingati Hari Desa Nasional di Kelurahan Belendung, Kecematan Benda, Kota Tangerang. Anggota Komisi XI DPR RI itu secara simbolis menyerahkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Ada 16 penerima manfaat.
“Rumah bukan sekadar bangunan fisik, tetapi fondasi utama bagi ketenangan, kesehatan, dan masa depan keluarga. Program BSPS ini adalah wujud kehadiran negara yang mendorong masyarakat untuk membangun rumah layak huni secara swadaya, namun tetap mendapat dukungan nyata dari pemerintah,” ujar Habib Idrus.
Ditegaskannya, sebagai anggota Komisi XI DPR RI, dirinya akan terus mengawal. Terutama kebihakan fiskal dan pembiayaan, agar negara selalu berpihak pada rakyat kecil. Lebih khusus terhadap masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan dukungan bagi perumahan mereka.
“Kami di DPR RI, khususnya Komisi XI, memiliki tanggung jawab memastikan anggaran negara dan kebijakan pembiayaan publik tepat sasaran. Program seperti BSPS harus terus diperkuat, diperluas, dan diawasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Sinergi yang dibangun Kementerian PKP, pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat mensukseskan program BSPS, patut diapresiasi. Menurutnya, semangat gotong royong yang melekat dalam skema swadaya ini sejalan dengan nilai-nilai desa dan kelurahan yang menjadi kekuatan sosial bangsa Indonesia.
Habib Idrus berharap Hari Desa Nasional akan selalu menjadi pengingat bahwa pembangunan Indonesia harus dimulai dari desa dan kelurahan. Dimulai dari rumah-rumah sederhana yang layak, menuju keluarga yang sejahtera, dan pada akhirnya Indonesia yang lebih berkeadilan.