Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Dana Riset Naik Jadi Rp12 Triliun, Fikri Faqih Apresiasi Langkah Strategis Presiden Temui Ribuan Guru Besar dan Rektor

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (17/01) — Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto yang memutuskan menambah anggaran dana riset nasional menjadi Rp12 triliun.

Keputusan strategis ini diambil Presiden usai menggelar pertemuan tatap muka dengan 1.200 rektor dan guru besar dari berbagai perguruan tinggi. Inisiatif tersebut dinilai sebagai budaya baru yang positif dalam tata kelola pemerintahan berbasis data dan keilmuan.

Pertemuan antara Presiden dengan ribuan pimpinan perguruan tinggi tersebut dinilai Fikri Faqih sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan kaum intelektual.

“Tradisi komunikasi langsung antara kepala negara dan pimpinan akademisi sangat krusial agar informasi mengenai penyelenggaraan pemerintahan dapat tersampaikan secara utuh dan transparan kepada para pemikir bangsa,” kata Fikri dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026) di Jakarta.

Hal ini, kata legislator Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, sejalan dengan peran strategis akademisi dalam konsep kolaborasi Pentahelix yang melibatkan unsur akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas, dan media (ABGCM) dalam pembangunan nasional.

Fikri menegaskan bahwa forum semacam ini tidak boleh hanya menjadi acara seremonial, melainkan harus diformat sebagai sarana komunikasi dua arah yang efektif.

Ia berharap para pimpinan perguruan tinggi diberikan ruang yang luas untuk menyampaikan masukan konstruktif secara langsung kepada Presiden.

“Masukan dari para pakar ini sangat dibutuhkan untuk memastikan arah kebijakan negara tetap berada di jalur yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” tandas legislator dari daerah pemilihan IX Jawa Tengah (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes).

Dampak positif dari komunikasi langsung tersebut dinilai sudah terlihat melalui kebijakan konkret terkait anggaran riset. Fikri menyoroti respons cepat Presiden Prabowo yang memberikan perhatian serius terhadap dunia penelitian.

Anggaran dana riset yang semula dialokasikan sebesar Rp8 triliun kini mendapat tambahan sekitar Rp4 triliun, sehingga totalnya mencapai Rp12 triliun.

Bagi Komisi X DPR RI, komitmen ini menjadi angin segar bagi dunia pendidikan tinggi untuk terus berinovasi dan memberikan sumbangsih terbaik bagi kemajuan bangsa.

“Kenaikan signifikan ini menunjukkan pemahaman mendalam Presiden bahwa pembangunan negara maju harus memiliki landasan riset yang kuat dan teruji,” pungkasnya.