Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Aboe Bakar Dorong Penguatan Kampung Siaga Bencana di Hulu Sungai Tengah

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Hulu Sungai Tengah (09/01) — Anggota MPR RI dari Fraksi PKS, Aboe Bakar Alhabsyi, memberikan dukungan penuh terhadap langkah strategis pemerintah dalam memitigasi bencana di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Hal tersebut disampaikannya dalam agenda Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang digelar di Barabai, HST, Senin (15/12/2025).

Dalam kunjungannya kali ini, Aboe Bakar menyoroti kerentanan geografis HST terhadap bencana alam, khususnya banjir yang kerap melanda saat intensitas hujan tinggi. Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan masyarakat merupakan kunci utama dalam meminimalkan dampak kerugian maupun korban jiwa.

“Kita tahu dan harus sadar bahwa HST merupakan wilayah yang kerap terkena musibah banjir saat musim hujan tiba. Karena itu, kesiapan kita tidak boleh hanya menunggu bencana datang, tetapi harus dipersiapkan sejak dini dengan manajemen yang baik,” ujar Aboe Bakar.

Ia secara khusus memberikan apresiasi atas kolaborasi Kementerian Sosial bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang telah membentuk 24 Kampung Siaga Bencana (KSB) di wilayah Kalimantan Selatan, termasuk penguatan di Kecamatan Pandawan yang lokasinya sangat berdekatan dengan pusat Kota Barabai.

Menurutnya, keberadaan KSB merupakan langkah konkret untuk memberdayakan masyarakat agar memiliki kemampuan mandiri dalam menangani situasi darurat sebelum bantuan pusat tiba.

“Saya sangat mendukung penuh hadirnya Kampung Siaga Bencana ini, terutama di titik rawan seperti Kecamatan Pandawan. Dengan adanya KSB, masyarakat sudah memiliki sistem: siapa melakukan apa, di mana titik evakuasi, dan bagaimana distribusi logistiknya. Ini adalah bentuk perlindungan negara kepada rakyatnya,” tegasnya.

Mitigasi sebagai Bentuk Pengamalan Pancasila

Dalam konteks Empat Pilar, Aboe Bakar menjelaskan bahwa semangat gotong royong dalam menghadapi bencana merupakan cerminan nyata nilai-nilai Pancasila. Ia meminta masyarakat untuk menjaga solidaritas dan saling bahu-membahu dalam mengelola KSB tersebut.

“Mempersiapkan diri menghadapi bencana adalah bagian dari ikhtiar menjaga keselamatan jiwa, yang merupakan amanah konstitusi. Saya minta warga Pandawan dan sekitarnya memanfaatkan fasilitas KSB ini secara maksimal. Rawat peralatannya dan rutin berlatih simulasi agar saat musim hujan datang, kita sudah siap lahir dan batin,” tambahnya.

Lebih lanjut, Aboe Bakar juga mendorong pemerintah daerah untuk terus memastikan ketersediaan lumbung sosial di setiap KSB, sehingga kebutuhan pokok warga dapat terpenuhi dengan cepat saat akses transportasi terputus akibat banjir.

“Pemerintah sudah menyiapkan wadahnya, sekarang tinggal kita semua konsisten menjalankannya. Semoga dengan adanya 24 KSB ini, dampak banjir di HST dapat ditekan seminimal mungkin,” pungkasnya.