Jakarta (26/12) — Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dapil DKI Jakarta II Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati, menegaskan pentingnya penguatan kaderisasi perempuan sebagai fondasi utama dalam membangun keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pelatihan Anggota Pratama DPC PKS Kebayoran Lama yang digelar pada Senin (15/12/2025) di kawasan Senayan, Jakarta Selatan.
Kegiatan ini dihadiri Ketua DPC PKS Kebayoran Lama, Ridwan Sani, Anggota Badan Kaderisasi DPC PKS Kebayoran Lama, Hidayati, serta diikuti oleh kader perempuan Anggota Pratama PKS se-Kebayoran Lama.
Kehadiran Kurniasih dalam forum tersebut menegaskan komitmennya untuk turun langsung ke struktur partai, menyapa kader di akar rumput, sekaligus memastikan proses kaderisasi berjalan kuat dan berkesinambungan.
“Kader perempuan adalah kekuatan penting PKS. Saya sengaja hadir langsung di struktur untuk memastikan bahwa proses pembinaan ini benar-benar menyiapkan perempuan yang berdaya, berilmu, dan siap berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Kurniasih.
Menurutnya, pembinaan kader perempuan bukan hanya bagian dari sistem internal partai, melainkan juga investasi sosial jangka panjang bagi bangsa. Perempuan memiliki peran strategis dalam pendidikan keluarga, pelayanan masyarakat, hingga advokasi kebijakan publik.
“Perempuan adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Ketika kader perempuan kuat secara karakter dan kapasitas, dampaknya akan dirasakan langsung oleh keluarga, lingkungan, dan masyarakat luas,” kata Kurniasih.
Ia mendorong agar kader perempuan PKS tidak ragu mengambil peran lebih besar di tengah masyarakat, baik dalam kegiatan sosial, pendidikan, maupun kepemimpinan di tingkat lokal.
“Kader perempuan PKS harus hadir sebagai solusi. Bukan hanya aktif di organisasi, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” tegasnya.
Kurniasih juga menekankan bahwa pelatihan dan pembinaan berjenjang seperti ini menjadi bekal penting bagi kader perempuan agar siap mengemban amanah di berbagai level, dari lingkungan terkecil hingga nasional.
“PKS memiliki sistem kaderisasi yang kuat. Tugas kita bersama adalah memastikan kader perempuan tumbuh menjadi sosok yang tangguh, peduli, dan siap berkontribusi di ruang-ruang strategis,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan pelatihan ini mampu melahirkan kader perempuan yang tidak hanya solid secara ideologis, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Dengan kader perempuan yang kuat dan aktif, insya Allah kontribusi PKS bagi masyarakat akan semakin besar dan dirasakan secara luas,” pungkas Kurniasih.