Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Dukung Kemandirian Pesantren, Hendry Munief Ajak FKPP Bangun Ekosistem Ekonomi Santri

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Pekanbaru (29/10) — Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam telah hadir sebagai pilar penting bangsa sejak masa kemerdekaan hingga kini. Namun, konsep kemandirian ekonomi pesantren dinilai belum sepenuhnya terealisasi.

Hal itu mengemuka dalam silaturahmi dan diskusi antara Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, MBA, bersama pengurus Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Pekanbaru, Selasa (28/10/2025) di Hasanah Guest House Pekanbaru.

Ketua FKPP Pekanbaru, H. Irwan Suwanto, Lc., M.Pd.I., M.M., dalam keterangannya berharap seluruh pihak berkolaborasi membangun kemandirian pondok pesantren. Menurutnya, sebagian besar pesantren masih menggantungkan biaya operasional kepada orang tua santri, serta bantuan pemerintah dan pihak swasta.

“Kita mengharapkan konsep kemandirian pesantren bisa tercapai. Kami melihat peran Bapak Hendry Munief, sebagai anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi perindustrian, UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata, dapat memberikan kontribusi dalam memajukan pesantren,” ujar Ustadz Irwan Suwanto.

Menanggapi hal tersebut, Hendry Munief menyambut baik harapan pengurus FKPP Pekanbaru. Ia menegaskan bahwa kemandirian pesantren merupakan keharusan agar pesantren tidak lagi membebani orang tua santri.

“Padahal tujuan pesantren ini sangat mulia, yaitu melahirkan ulama. Karena itu, pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam harus mampu memberikan contoh bagaimana Islam berkembang sejak zaman Rasulullah,” ujar Hendry Munief.

Lebih lanjut, Hendry Munief menilai pesantren perlu mengembangkan unit usaha produktif.

“Paling minimal, pesantren mampu memproduksi apa yang mereka konsumsi. Lebih baik lagi, jika bisa memenuhi kebutuhan masyarakat umum. Ini yang nanti akan kita petakan, di mana peran saya sebagai anggota DPR RI dapat membantu,” jelasnya.

Ia juga berencana mensinergikan antara pengusaha UMKM binaannya dengan pengelola pesantren.

“Baik nantinya UMKM memasok kebutuhan pesantren, atau pesantren menjadi pemasok bahan baku bagi UMKM, keduanya bisa saling menguatkan,” tegasnya.

Hendry Munief berharap, ke depan pondok pesantren tidak lagi hanya menjadi penerima manfaat, melainkan juga mampu memberikan manfaat lebih luas bagi umat, tidak hanya melahirkan kader ulama, tetapi juga menggerakkan kemandirian ekonomi masyarakat sekitar.