Pontianak (24/10) — Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Alifudin, SE. MM., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Televisi Republik Indonesia (TVRI) atas keberhasilannya memperoleh hak siar resmi untuk perhelatan akbar sepak bola dunia, Piala Dunia 2026. Apresiasi ini disampaikannya di sela-sela agenda reses di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Dalam pernyataannya, Alifudin menyoroti bahwa capaian TVRI ini adalah sebuah prestasi membanggakan bagi lembaga penyiaran publik nasional.
“Kita patut berbangga, setelah sekian lama, stasiun televisi nasional, khususnya TVRI yang merupakan televisi publik, kembali dipercaya untuk menyiarkan ajang olahraga terbesar di dunia. Ini menunjukkan bahwa kapasitas dan kredibilitas lembaga penyiaran kita diakui,” ujar Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Barat 1.
Lebih dari sekadar tontonan, Alifudin menekankan bahwa hak siar ini membawa potensi dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Menurutnya, gelaran Piala Dunia selalu memicu aktivitas ekonomi di berbagai sektor.
“Siaran Piala Dunia 2026 ini bukan hanya hiburan, tapi juga mesin penggerak ekonomi rakyat,” tegas Alifudin.
Politisi PKS ini secara khusus menyoroti peluang yang terbuka lebar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya yang ada di Kalimantan Barat.
“Agenda nonton bareng (nobar) pasti akan marak, menghidupkan warung kopi, kafe, dan tempat-tempat kuliner. Penjualan merchandise tim-tim favorit, pernak-pernik, hingga usaha jasa transportasi dan kuliner di sekitar lokasi nobar juga akan ikut terangkat,” tambahnya.
Oleh karena itu, Alifudin mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pelaku UMKM, untuk bersiap dan memanfaatkan momentum emas ini.
“Saya berharap Pemda dan stakeholder terkait dapat memfasilitasi dan mendukung inisiatif masyarakat dalam menggelar kegiatan yang berkaitan dengan Piala Dunia 2026 ini, tentu dengan tetap memperhatikan aturan yang berlaku. Ini kesempatan kita untuk menggerakkan roda ekonomi lokal,” pintanya.
Alifudin menutup pernyataannya dengan harapan bahwa TVRI dapat menyajikan siaran Piala Dunia 2026 dengan kualitas terbaik dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat di pelosok Kalimantan Barat.
“Semoga TVRI sukses menyiarkan setiap pertandingan, dan euforia Piala Dunia ini benar-benar membawa manfaat nyata, baik hiburan maupun peningkatan kesejahteraan, bagi masyarakat Kalbar,” tutupnya.