Klaten (21/10) — Dalam upaya memperkuat semangat kebangsaan dan meneguhkan nilai-nilai Pancasila di tengah aktivitas dakwah dan sosial masyarakat, Anggota MPR RI Abdul Kharis Almasyhari menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI.
Mengangkat tema “Bagaimana Pegiat Dakwah Membingkai Dakwah dengan Empat Pilar”, berlokasi di Aula Yayasan Hidayah Klaten, Selasa (14/10/2025).
Kegiatan ini diikuti pegiat dakwah dan sosial Kabupaten Klaten yang tergabung dalam Korp Dai IKADI Kabupaten Klaten. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami dan menginternalisasi nilai-nilai Empat Pilar MPR RI. Yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan moral, spiritual, dan kebangsaan dalam aktivitas dakwah dan sosial.
Abdul Kharis Almasyhari menegaskan pentingnya mengaitkan dakwah dengan nilai-nilai kebangsaan agar dakwah Islam dapat menjadi kekuatan yang menyejukkan, menyatukan, dan memajukan bangsa.
”Dakwah bukan hanya menyampaikan ajaran agama, tetapi juga mengokohkan semangat kebangsaan. Empat pilar ini menjadi bingkai agar dakwah tidak lepas dari konteks keindonesiaan yang majemuk dan beradab,” ujarnya.
Politisi PKS ini menambahkan, para dai dan pegiat sosial memiliki peran penting dalam menjaga harmoni masyarakat, terutama di era disrupsi informasi yang sering menimbulkan polarisasi. Melalui pemahaman terhadap empat pilar, dakwah diharapkan menjadi media penguatan moral bangsa serta perekat kebhinekaan.
Kegiatan berlangsung interaktif, disertai sesi tanya jawab dan diskusi mendalam mengenai tantangan dakwah kekinian. Serta strategi mengemas pesan-pesan kebangsaan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.
Para peserta menyambut positif kegiatan ini. Mereka berharap kegiatan sosialisasi seperti ini terus berlanjut. Sehingga pegiat dakwah semakin mampu menghadirkan dakwah yang mencerahkan dan meneguhkan semangat cinta tanah air.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan lahir sinergi yang kuat antara nilai keagamaan dan kebangsaan, sehingga dakwah benar-benar menjadi jalan membangun masyarakat Indonesia yang beriman, berilmu, dan berkeadaban.