Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Saadiah Uluputty: Program Irigasi P3-TGAI Jawab Kebutuhan Petani Maluku untuk Swasembada Pangan

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Ambon (14/10) — Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKS dari Dapil Maluku, Saadiah Uluputty, menyampaikan kabar gembira bagi masyarakat Maluku pada kunjungan kerja di Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, Senin (6/10/2025). Ia mengungkapkan bahwa dalam pembahasan APBN 2025, dirinya berhasil memperjuangkan program irigasi Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) sebanyak 200 titik untuk wilayah Maluku.

“Selama ini belum ada anggota Komisi V dari Maluku, alhamdulillah tahun ini kita dapat mengadvokasi 200 titik P3-TGAI. Ini hasil intervensi dalam pembahasan APBN kemarin,” ujar Saadiah di hadapan jajaran BWS Maluku.

Saadiah menjelaskan, program tersebut akan menjadi bagian penting dalam mendukung kemandirian pangan nasional yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan, upaya mencapai swasembada pangan tidak hanya terbatas pada sektor tanaman pangan, tetapi juga harus menjangkau hortikultura dan perkebunan yang sangat bergantung pada ketersediaan air.

“Air adalah sumber kehidupan bagi petani. Karena itu, kehadiran BWS harus memastikan air tidak hanya tersedia untuk sawah, tapi juga bagi tanaman hortikultura dan perkebunan,” tambahnya.

Selain program P3-TGAI, Saadiah juga menyoroti program pembangunan sumur di beberapa wilayah, termasuk 13 titik di kawasan Pagi, yang diharapkan segera direalisasikan dan dikoordinasikan dengan balai terkait. Ia mendorong agar BWS Maluku aktif bersinergi dengan berbagai direktorat jenderal di Kementerian PUPR untuk memastikan manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Politisi PKS ini juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran BWS Maluku atas kolaborasi yang terus terjalin dan berharap sinergi ini akan memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat melalui pembangunan infrastruktur sumber daya air yang berkeadilan dan berkelanjutan.

“Harapan saya, seluruh program yang sudah dirancang dan didorong bersama Komisi V ini bisa menjawab kebutuhan masyarakat Maluku, terutama di daerah-daerah rawan bencana dan kekeringan,” tutup Saadiah Uluputty.