Jakarta (24/09) — Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKS, Mahfudz Abdurrahman, S.Sos., menyatakan dukungannya terhadap langkah Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam lawatannya ke sejumlah negara yang menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Menurut Mahfudz, sikap konsisten Indonesia ini sejalan dengan amanat konstitusi dan politik luar negeri bebas aktif yang menolak segala bentuk penjajahan di atas dunia.
“Lawatan Pak Prabowo membawa pesan penting bahwa Indonesia tidak pernah mundur dalam mendukung perjuangan bangsa Palestina. Ini menjadi bukti nyata konsistensi Indonesia sejak era Bung Karno sampai sekarang,” ujar Mahfudz.
Mahfudz menegaskan, dukungan Indonesia terhadap Palestina adalah amanat konstitusi UUD 1945, khususnya Pembukaan yang menyatakan bahwa ‘penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.’
“Selama rakyat Palestina masih dijajah, kita berkewajiban untuk berdiri di garda depan membela hak-hak mereka,” tegasnya.
Selain itu, Mahfudz mengingatkan adanya ikatan historis antara Indonesia dan Palestina. Ia menegaskan bahwa Palestina adalah salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia pada 1945.
“Sejarah mencatat, Palestina telah membantu diplomasi kemerdekaan Indonesia. Karena itu, sudah menjadi hutang sejarah dan moral bagi kita untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina,” ungkap Mahfudz.
Ia juga menekankan bahwa dukungan tersebut tidak hanya sebatas diplomasi bilateral, tetapi juga harus diperkuat dengan dorongan kepada negara-negara di dunia untuk segera mendeklarasikan pengakuan resmi terhadap Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat.
“Langkah penting selanjutnya adalah mendorong lebih banyak negara, terutama di Eropa dan kawasan Amerika Latin, agar secara resmi mengakui Palestina. Semakin banyak negara mengakui, semakin kuat posisi Palestina di forum internasional, termasuk di PBB,” tambah Mahfudz.
Baca juga: Apresiasi Pidato Prabowo di KTT, BKSAP Wacanakan Reformasi PBB
Lebih lanjut, Mahfudz menyoroti pentingnya peran Indonesia dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Menurutnya, OKI merupakan wadah strategis untuk menggalang solidaritas dunia Islam dan memperluas pengakuan internasional terhadap Palestina.
“Indonesia harus memanfaatkan posisinya di OKI untuk mendorong negara-negara anggota agar lebih aktif menyuarakan dan memperjuangkan kemerdekaan Palestina di berbagai forum global,” jelas Mahfudz.
Mahfudz menutup pernyataannya dengan menyerukan agar pemerintah Indonesia, DPR, dan seluruh elemen bangsa bersatu dalam diplomasi aktif, baik di level bilateral, regional, maupun multilateral, untuk memastikan bahwa Palestina segera mendapatkan haknya sebagai negara merdeka, berdaulat, dan diakui dunia internasional.