Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Habib Idrus Salim Aljufri Gelar Sarasehan, Tekankan Pentingnya Menjaga Jatidiri Bangsa dan Persatuan

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Tangerang (15/09) — Anggota MPR RI periode 2024–2029, Habib Idrus Salim Aljufri, Lc., M.B.A., menggelar sarasehan bersama masyarakat pada Ahad, 14 September 2025 di Grand El Hajj, Asrama Haji Banten, Cipondoh, Kota Tangerang. Kegiatan ini diikuti lebih dari 150 peserta dari berbagai kalangan.

Acara dimulai pukul 07.30 WIB dengan registrasi peserta, kemudian dibuka resmi pada pukul 08.00 WIB. Seluruh hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan Mars PKS, yang menambah khidmat suasana sarasehan.

Ketua DPD PKS Kota Tangerang, Mustofa Ali Ahsan, S.T., M.M., memberikan sambutan pembuka sekaligus mengapresiasi kehadiran masyarakat yang antusias mengikuti kegiatan ini.

Memasuki sesi utama, Habib Idrus Salim Aljufri menyampaikan sambutan sekaligus berdiskusi dengan peserta. Ia menegaskan bahwa bangsa Indonesia tidak boleh kehilangan jatidiri dan harus terus berpegang pada nilai luhur yang diwariskan para pendiri bangsa.

“Kalau generasi muda kehilangan jatidiri, maka bangsa ini akan rapuh dan mudah terombang-ambing oleh arus globalisasi,” ungkap Habib Idrus.

Ia menambahkan bahwa persatuan dan ukhuwah — baik ukhuwah Islamiyah maupun ukhuwah wathaniyah — menjadi kunci menjaga keutuhan bangsa di tengah perbedaan. Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan kembali cita-cita luhur para pendiri bangsa, yaitu mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur.

Lebih jauh, Habib Idrus menekankan pentingnya implementasi Empat Pilar Kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya, empat pilar tersebut bukan hanya untuk dipahami dalam wacana, melainkan dijalankan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menyoroti kondisi politik, sosial, dan ekonomi yang dinilai masih penuh tantangan. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar menjadi negara maju dengan kekayaan alam dan sumber daya manusia yang dimiliki. Namun, hal itu hanya dapat terwujud jika kepemimpinan nasional dijalankan dengan amanah, berpihak pada rakyat, dan bebas dari kepentingan sempit.

“Potensi Indonesia luar biasa. Tapi ekonomi kita hanya bisa kuat jika para pemimpin sadar cara menjalankan negara dengan benar, dengan keberpihakan yang jelas kepada rakyat,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Habib Idrus mengapresiasi langkah Presiden yang berkomitmen memperbaiki bangsa, namun ia menekankan bahwa pergantian menteri haruslah untuk memperkuat pelayanan kepada rakyat, bukan sekadar mengakomodasi kepentingan politik.

Rangkaian sarasehan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB dengan antusiasme peserta yang tetap terjaga. Seusai sarasehan, acara dilanjutkan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang menambah kekhidmatan serta memperkuat nilai spiritual dalam kebersamaan tersebut.