Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Wakil Ketua Komisi I Sukamta: Era Prosumenesia dan Media Digital Jadi Ruang Kolaborasi Politik dan Demokrasi

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (11/09) — Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Dr. Sukamta, membuka kegiatan seminar dan diskusi buku yang dilaksanakan antara Fraksi PKS DPR RI dan Universitas Sahid dengan tema “Prosumenesia: Transformasi Media Digital dalam Politik dan Demokrasi”.

Dalam sambutannya, Dr. Sukamta memberikan apresiasi kepada penulis buku Prosumenesia yang berhasil menganalisis fenomena komunikasi dalam platform digital, yang menurutnya sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

“Kita hidup di era pergeseran model komunikasi. Dari yang dulu satu arah, sekarang menjadi model kolaborasi antara berbagai pihak. Media digital telah mentransformasi cara kita berinteraksi, tidak hanya dalam aspek sosial, tetapi juga berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi dan penguatan demokrasi,” ujar Sukamta.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa masyarakat kini memiliki peluang besar untuk memanfaatkan platform digital sebagai sarana keterlibatan politik dan memengaruhi kebijakan publik.

“Generasi Z sedang bertumbuh, dan mereka banyak berselancar di media digital. Bahkan mereka menginisiasi berbagai gerakan aktivisme digital, seperti Tuntutan 17+8 yang sedang ramai belakangan ini” ungkapnya.

Namun Ia juga mengingatkan bahwa dunia digital memiliki tantangan. Ia mencontohkan kejadian kerusuhan di Nepal baru-baru ini yang dipicu kebijakan pemblokiran media sosial oleh pemerintah.

“Kebijakan seperti itu justru bisa dinilai sebagai bentuk pembungkaman kebebasan. Kita harus belajar bahwa membatasi ruang digital bukanlah solusi. Apalagi yang menarik, gerakan-gerakan sosial belakangan ini justru banyak dipimpin oleh Gen Z,” jelasnya.

Di hadapan peserta seminar, Sukamta mengajak agar masyarakat, khususnya generasi muda, lebih bijak dalam menggunakan media digital. Ia mengingatkan di era konsumsi media yang begitu pesat, jangan hanya sekadar scrolling, tetapi harus menjadi pribadi yang cerdas dalam memanfaatkan media agar benar-benar memberi manfaat bagi bangsa dan demokrasi kita.