Jakarta (15/08) — Anggota DPR RI Fraksi PKS dari Komisi XIII, Yanuar Arif Wibowo, menilai peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia harus menjadi momen untuk memperkuat demokrasi dan memastikan penghormatan terhadap hak-hak warga negara. Pernyataan ini ia sampaikan dalam sesi PKS Legislative Report menjelang Sidang Tahunan MPR RI dan Pembukaan Masa Sidang I DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jum’at (15/08).
Yanuar menilai, perjalanan panjang bangsa selama delapan dekade penuh dengan tantangan, hambatan, dan cobaan. Namun, semua itu justru menjadi bekal untuk melangkah lebih maju.
“Di ulang tahun kemerdekaan kita yang ke-80, tentu ini usia yang tidak lagi muda. Banyak hambatan, banyak tantangan, banyak cobaan yang dihadapi bangsa ini. Tentu semua itu menjadi bekal untuk semakin maju, semakin demokratis, dan semakin menghargai hak-hak warganya,” ujarnya.
Menurutnya, usia 80 tahun kemerdekaan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat kemampuan bangsa dalam mengatasi berbagai persoalan dan memantapkan langkah menuju Indonesia yang lebih baik.
“Tentu 80 tahun ini menjadi momen untuk kita menapaki kemampuan, meneguhkan persatuan, dan memastikan arah pembangunan benar-benar berpihak kepada rakyat. Dengan semangat itu, kita bisa mewujudkan Indonesia yang lebih adil, makmur, dan bermartabat di mata dunia,” pungkas Yanuar.