Ambon (02/08) — Anggota Komisi V DPR RI, Saadiah Uluputty, melakukan kunjungan kerja ke Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Provinsi Maluku, Jumat, 1 Agustus 2025.
Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi antara DPR, masyarakat, dan pelaksana program strategis Kementerian PUPR, khususnya terkait pembangunan permukiman, sanitasi, dan air bersih di wilayah kepulauan.
Kedatangan Saadiah disambut langsung oleh Kepala BPBPK Maluku yang baru, Bapak Andreas Budi Wirawan, bersama jajaran Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) seperti PPK Sanitasi, PPK Pengembangan Kawasan Strategis, PPK Perencanaan, dan PPK Air Bersih.
Dalam pertemuan tersebut, Legislator Indonesia Timur ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dan komunikasi terbuka dalam menjalankan program berbasis masyarakat seperti Sanimas, pembangunan MCK di rumah ibadah, penyediaan air minum untuk wilayah relokasi dan pesisir, hingga penataan kawasan kumuh.
Ia juga menekankan pentingnya bimtek dan sosialisasi sejak awal agar tidak terjadi penolakan atau kesalahpahaman di lapangan.
“Kita tidak bisa memaksakan program yang bertentangan dengan hukum atau tidak sesuai kriteria. Tapi kita bisa cari solusi, koordinasi, dan mengawal agar usulan masyarakat tetap menemukan jalannya,” ujar Saadiah.
Baca Juga: Saadiah Uluputty Dorong Penguatan Sistem Kebencanaan di Maluku
Politisi PKS dari Dapil Maluku ini juga menyampaikan bahwa infrastruktur padat karya bisa menjadi salah satu pendekatan efektif untuk pengentasan kemiskinan ekstrem, jika program dirancang dengan melibatkan masyarakat secara aktif.
Ia menyampaikan apresiasi kepada BPBPK Maluku yang telah membuka ruang dialog dan menyambut aspirasi masyarakat. Saadiah juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program dan anggaran dari pusat agar pelaksanaan di daerah dapat berjalan optimal.
“Kesejahteraan rakyat bukan hanya soal ekonomi. Akses air bersih, sanitasi sehat, dan lingkungan yang tertata adalah bagian penting dari keadilan pembangunan,” tutupnya.