Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Jelang Reses, Reni Astuti Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat soal Pendidikan, Anak, dan Perempuan

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta, (24/7) — Menjelang masa reses DPR RI, Anggota Komisi X Fraksi PKS Reni Astuti, S.Si., M.PSDM menegaskan komitmennya untuk menyerap aspirasi masyarakat, terutama terkait isu-isu pendidikan, anak, dan perempuan. Hal ini ia sampaikan dalam wawancara bersama PKS TV dalam program PKS Legislative Report, yang dilakukan sebelum Sidang Paripurna Penutupan Masa Sidang IV Tahun 2025 di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR RI, Jakarta.

“Paripurna hari ini menandai berakhirnya masa sidang keempat dan memasuki masa reses. Ini saatnya kami kembali turun ke daerah pemilihan untuk mendengar langsung suara rakyat,” ujar Reni.

Sebagai anggota Komisi X yang membidangi pendidikan, kebudayaan, kepemudaan, dan olahraga, Reni membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik dan masukan, terutama terkait pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). “Kami ingin mendengar langsung bagaimana pengalaman masyarakat saat proses seleksi kemarin, agar bisa menjadi masukan penting bagi kementerian,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya partisipasi publik dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) yang saat ini sedang disusun Komisi X. “Kami ingin memastikan regulasi ini lahir dari suara masyarakat, bukan semata keputusan teknokratik,” tegasnya.

Reni, yang juga dikenal aktif menyuarakan isu-isu sosial, menyatakan bahwa selain pendidikan, ia akan turut memperjuangkan persoalan kemiskinan, kesehatan, serta isu-isu yang berkaitan langsung dengan anak dan perempuan. “Sebagai perempuan di parlemen, saya merasa memiliki tanggung jawab lebih untuk memastikan suara kelompok rentan juga didengar,” tambahnya.

Menutup wawancaranya, Reni mengajak masyarakat khususnya di daerah pemilihannya, Surabaya dan Sidoarjo, untuk menyampaikan berbagai keluhan maupun gagasan agar dapat diperjuangkan di parlemen. “Jangan ragu, sampaikan kepada kami. Kami hadir untuk mendengarkan dan membawa suara rakyat ke Senayan,” pungkasnya.